Berita

Presiden bertemu Direksi PLN/Net

Politik

Balad Jokowi: Teguran Presiden Harus Jadi Catatan Serius PLN

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 16:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemadaman listrik yang terjadi di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten pada Minggu (4/8) lalu harus menjadi pelajaran penting bagi Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam mengantisipasi masalah.

Ketua Umum Relawan Balad Jokowi, Muchlas Rowie menyayangkan insiden listrik padam karena cakupan daerah terdampak yang luas dan durasi pemadaman yang lama.

"Pemadaman seperti ini hal baru, pertama dalam sejarah. Ini perlu jadi catatan serius bagi PLN selaku pihak yang bertanggung jawab dalam masalah ini," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (6/8).


Muchlas kemudian menyoroti antisipasi PLN yang terkesan lamban. Tidak ada gerak cepat yang dilakukan sehingga pemadaman meluas dengan durasi lebih dari 12 jam. Menurutnya, hal ini harus menjadi catatan apalagi Presiden Jokowi juga telah memberi teguran keras kepada PLN.

“Teguran dari Presiden Jokowi harus menjadi catatan serius bagi pengelolaan PLN," terangnya.

Mitigasi risiko merupakan hal penting yang harus dimiliki perusahaan besar seperti PLN. Apalagi perusahaan plat merah itu memonopoli setrum yang menjadi kebutuhan mendasar rakyat.

“Seharusnya ada contigency plan, ada back up plan," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya