Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi/Net

Politik

Kurtubi: Apa Iya PLN Padam Karena Tersangkut Pohon?

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 14:13 WIB

Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi masih bertanya-tanya penyebab padamnya listrik di separuh Pulau Jawa lantaran tinggi pohon yang melebihi batas Right Of Way (ROW) 8,5 meter di sekitar tower transmisi 500 KVA 434-435 di Desa Malon, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah.

"Kalau betul penyebab utamanya karena sutet pada salah satu lokasi akibat tersangkut pohon sampai memberikan dampak pada sebagian wilayah Pulau Jawa, apa iya?" kata Kurtubi dalam salah satu talk show di Berita Satu Tv, Selasa (6/8).

Polri sebelumnya menyebutkan, padamnya listrik pada Minggu dan Senin kemarin karena sutet di sekitar tower tersangkut pohon. Namun temuan itu masih dugaan sementara, Bareskrim dengan PLN masih terus melakukan pendalaman.


Kurtubi mendukung Polri melakukan pendalaman dalam kasus ini, termasuk untuk mengetahui dugaan adanya sabotase.

"Tidak menutup kemungkinan adanya faktor kelalaian dan sabotase. Dan saat ini kita juga melihat pihak kepolisian sedang melakukan investigasi," ucapnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani mengatakan bahwa padamnya listrik murni karena teknis.

"Kami tidak melihat adanya sabotase. Kami akan lakukan investigasi secara internal. Kami akan menunjuk pihak independen untuk melakukan investigasi," terangnya di lain kesempatan. [Euis Haryati].

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya