Berita

Presiden Joko Widodo bersama Kiai Maruf dan pimpinan partai koalisi/Net

Politik

Pengamat: Apakah Jokowi Punya Keberanian Ganti Menteri Sebelum Pelantikan?

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 11:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Desakan kepada Presiden Joko Widodo untuk merombak kabinet kerja sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden mencuat usai sejumlah menteri dinilai gagal menjalankan tugas.

Namun demikian, Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad berpandangan bahwa Jokowi tak memiliki keberanian untuk merombak kabinet dalam waktu dekat ini.

"Apakah Pak Jokowi punya keberanian? Apakah dukungan politik ketika Pak Jokowi melakukan itu cukup kuat atau cukup aman? Itu kan pertanyaan-pertanyaan yang tentu harus dipertimbangkan juga," ucap Nyarwi Ahmad kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (6/8).


Kecilnya kemungkinan perombakan kabinet sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Oktober mendatang dilihat dari beberapa aspek.

Pertama, yakni momentumnya sangat pendek. Nyarwi berpendapat, pergantian menteri kurang strategis lantaran fase politik antara periode pertama dan kedua yang pendek.

Soal lain yang dipertimbangkan Jokowi adalah nama baik.

"Kalau lakukan reshuffle sekarang kan memperjelas bahwa kinerja Pak Jokowi kurang maksimal, maksudnya timnya di kabinet," jelasnya.

Oleh sebab itu, ia memprediksi tak ada perubahan susunan kabinet menjelang berakhirnya kepemimpinan Jokowi-JK. Terlebih hingga kini tak ada desakan dari partai koalisi untuk melakukan perubahan susunan kabinet.

"Kalau ada peran oposisi, partai oposisi 'bisa membantu' Pak Jokowi untuk menyuarakan mengganti itu. Nah problemnya kan partai oposisi sampai hari ini tidak jelas," pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya