Berita

Menteri BUMN Rini Soemarno/RMOL

Politik

Pengamat: Apapun Alasannya Rini Soemarno Harus Dicopot

SENIN, 05 AGUSTUS 2019 | 16:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo harus segera mencopot beberapa menteri kabinet kerja yang tidak becus bekerja sebelum dilantik untuk periode kedua bersama pasangannya Maruf Amin pada 20 Oktober nanti.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebut salah satu menteri yang harus segera dicopot adalah Menteri BUMN, Rini Soemarno.

"Copot saja tanpa kompromi apapun judulnya (alasannya)," ujar Adi kepada Kantor Berita RMOL, Senin (5/8).


Bukan tanpa alasan, Adi menyebut Rini paling bertanggungjawab terhadap pemadaman listrik massal atau black-out pada Minggu (4/8) kemarin.

"Kita bayar listrik mahal ke PLN tapi pemadaman lebih 9 jam, di berbagai wilayah lebih 12 jam padam," ungkapnya.

Selain itu, lanjut akademisi UIN Jakarta ini, selama ini masyarakat mendapatkan pencabutan fasilitas listrik saat terlambat membayar. Sudah seharusnya pihak yang bertanggung jawab harus dicopot dari jabatannya.

"Sekarang giliran pihak yang tak beres urus PLN dicopot," tegasnya.

Sekadar diketahui, pemadaman listrik serentak terjadi di Jakarta, Banten, Jawa barat dan sebagian wilayah Jawa tengah sejak Minggu (4/8) siang hingga Minggu (4/8) malam. Bahkan, terdapat beberapa wilayah yang hingga kini belum kembali menikmati aliran listrik.

Jokowi sendiri geram dengan penjelasan Direksi PLN yang tampak tidak menyiapkan antisipasi kejadian pemadaman listrik secara serentak. Jokowi meminta kejadian serupa tidak terulang, karena sangat merugikan masyarakat.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya