Berita

Pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedillah Badrun/RMOL

Politik

Pengamat: Ijtima Ulama IV Itu Mencari Solusi Kegelisahan Umat

MINGGU, 04 AGUSTUS 2019 | 22:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ijtima Ulama IV yang akan diselenggarakan pada Senin (5/8) besok di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat dinilai sebagai sikap politik yang baik.

Hal itu disampaikan pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedillah Badrun lantaran Ijtima Ulama IV dinilai upaya mencari solusi di tengah-tengah problem masyarakat.

"Ijtima Ulama IV nanti, itu upaya baik di politik. Ketika ada problem di tengah masyarakat, umat ada kegelisahan, maka ulama perlu melakukan konsolidasi. Ijtima Ulama IV itu adalah konsolidasi penting untuk menangkap pesan dan keinginan publik," ucap Ubedillah kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (4/8).


Ia berpandangan, hasil konsolidasi para ulama di Ijtima Ulama IV besok dinilai dapat melahirkan sikap politik sebagai oposisi.

"Karena oposisi itu konstruksinya positif ya. Tidak selalu dimaknai dengan posisi negatif," jelasnya.

Ketika oposisi dimaknai sebuah langkah konstruktif, jelasnya, maka konteks perspektif ulama sama dengan amar maruf nahi munkar dalam perspektif teologi agama.

"Jadi saya kira itu dogma agama. Memilih jalan oposisi sesuai dengan teologi Islam," tandasnya.

Sebanyak seribu ulama diklaim akan hadir pada Ijtima Ulama IV di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Senin (5/8) besok pukul 07.00 WIB.

Beberapa persoalan akan dibahas termasuk sikap politik mereka. Tak hanya itu, Ijtima Ulama IV juga direncanakan akan mencari sosok pengganti Prabowo Subianto untuk menjalankan pakta integritas para ulama.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya