Berita

Konferensi pers LBH Jakarta terkait sengketa reklamasi/RMOL

Nusantara

LBH Minta Pemprov Terbuka Soal Sengketa Pulau Reklamasi

JUMAT, 02 AGUSTUS 2019 | 18:06 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diduga masih tertutup terkait persoalan lahan reklamasi terhadap publik atau warganya.

Hal ini sendiri diutarakan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dalam menanggapi dikabulkannya gugatan PT Taman Harapan Indah terkait proyek reklamasi di Pulau H, yang dalam putusannya memerintahkan Gubernur DKI Jakarta untuk memberikan izin kepada Penggugat agar dapat melanjutkan pembangunan sebagaimana yang termuat dalam Putusan PTUN Nomor 24/G/2019/PTUN-JKT.

"Pemprov DKI Jakarta tertutup terhadap publik mengenai situasi di reklamasi Jakarta. Ada 4 kami catat hari ini gugatan kepada Gub terkait pembatalan izin reklamasi. Jadi ada 4 persidangan yag sama sekali tidak mengetahui," jelas Arif Maulana di Kantor LBH Jakarta dilansir dari RMOLJakarta, Jumat (2/8).


Masih dilansir dari RMOLJakarta, Arif menjelaskan, harusnya setiap sidang dapat terbuka dan diketahui oleh publik. Sehingga publik dapat mengetahui dengan pasti apa yang disidangkan.

"Bahwa sebetulnya dalam sengketa tata usaha negara yang di proses PTUN ini bersifat publik. Meskinya hakim punya kewenangan untuk mengundang pihak yang terkait akan itu," tambahnya.

Selain tahu akan proses sengketa, fungsi transparan juga ada bila masyarakat mengetahui secara langsung proses yang dijalani dipengadilan.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya