Berita

Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep/net

Politik

Calon Kepala Daerah Harus Dari Bawah, Bukan Karena Bapak Ibunya

MINGGU, 28 JULI 2019 | 00:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Calon-calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2020 diharapkan bermodal karir politik dari paling bawah, bukan karena didorong oleh kekuasaan.

Pendapat itu disampaikan peneliti senior LIPI, Siti Zuhro, ketika diminta mengomentari kehadiran nama dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dalam bursa Pemilihan Wali Kota Surakarta (Solo) periode 2020-2025.

Nama keduanya muncul dalam tiga besar kandidat populer berdasarkan survei calon walikota Solo yang dilakukan Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta.


"Kita harapkan muncul calon-calon dari bawah. Dia (calon kepala daerah) berjuang untuk (jabatan) itu, bukan sekadar diberikan oleh bapaknya atau ibunya karena politisi," kata Zuhro usai mengisi diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7).

Dia menilai sistem demokrasi yang tumbuh di Indonesia sampai sekarang sebatas prosedural, mengesampingkan substansi. Di samping itu, ada kegagalan pola pengkaderan dan perekrutan oleh parpol yang pada akhirnya menumbuhsuburkan politik kekerabatan.

“Sekarang demokrasi menciptakan politik kekerabatan dan itu terjadi di 70 daerah. Yang tadinya kental hanya di beberapa daerah, sekarang terjadi hampir di semua daerah,” jelasnya.

Siti Zuhro menegaskan bahwa salah satu semangat Reformasi 1998 itu adalah memutus praktik nepotisme yang memilih orang bukan atas dasar kemampuan melainkan atas dasar hubungan kekeluargaan.

Yang masih patut disyukuri menurutnya adalah sistem demokrasi membuka peluang setiap Warga Negara Indonesia untuk memilih dan dipilih dalam pemilihan umum.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya