Berita

Istimewa

Nusantara

Anggota TNI Di Perbatasan Karya Bhakti Bangun Gereja Bersama Warga

SABTU, 27 JULI 2019 | 20:50 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Selain melaksanakan tugas dan tanggung jawab pengamanan perbatasan RI-Malaysia, Satgas Pamtas Yonmek 643/Wanara Sakti, juga melaksanakan kegiatan teritorial dalam rangka membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah perbatasan.

Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS bersama warga melaksanakan kegiatan karya bhakti pembangunan Gereja Santo Fransiskus di Dusun Segirau, Desa Engkahan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Hal ini disampaikan Komandan Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto di Pos Kotis Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS, di Entingkong, Sanggau.


Menurut Mayor Dwi Agung, kegiatan tersebut sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang dapat mempererat hubungan antara Satgas Pamtas dengan warga perbatasan.

Ia menambahkan, personel Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS akan selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk masyarakat, karena biar bagaimanapun prajurit TNI lahir dan besar untuk rakyat, dan rakyat adalah ibu kandung bagi TNI.

"Ini merupakan kepedulian terhadap sarana beribadah masyarakat perbatasan," ujarnya

Hal senada juga dikatakan Kadus Engkahan Hermanus Jama, sangat mengapresiasi kepada Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS, khususnya Pos Panga, bersama masyarakat membangun gereja, sehingga mengajarkan kepada masyarakat saling membantu walaupun beda agama.

"Melalui kegiatan tersebut, selain dapat menumbuhkan rasa saling membantu dan gotong royong juga, menumbuhkan semangat masyarakat untuk lebih Cinta Tanah Air," ucap Hermanus Jama.

Selain anggota Satgas dan warga Jemaat Gereja, kegiatan tersebut juga diikuti dari warga yang beragama Islam. Ini menunjukan bahwa wujud toleransi beragama bukan hanya di saat hari-hari besar saja, akan tetapi juga dalam kegiatan karya bhakti.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya