Berita

Foto: Bank DKI

Bisnis

Dukung Pengembangan Kewirausahaan, Bank DKI Gelar Akad Kredit Massal

KAMIS, 25 JULI 2019 | 21:11 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Dukung program kerja Pemprov DKI Jakarta, khususnya pengembangan sektor UMKM, Bank DKI menyalurkan kredit secara massal kepada 250 peserta program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) yang diwakili oleh 40 wirausahawan.

Menurut Plt. Direktur Utama Bank DKI, Sigit Prastowo, penyaluran kredit ke UMKM merupakan salah satu bagian dari implementasi misi Bank DKI dalam menjadi bank pilihan transaksi pada segmen UMKM.

Sigit mengatakan itu di sela acara Business Matching Penyaluran Kredit Kepada Usaha Mikro dan Kecil di Provinsi DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta dan OJK, di Jakarta, (25/7). Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah dan Anggota Dewan Komisioner OJK, Tirta Segara, hadir dalam seremoni tersebut.


Sekda DKI, Saefullah, mengatakan, Pemprov DKI Jakarta menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bank DKI atas terselenggaranya acara Business Matching. Ada beberapa angka statistik yang menunjukkan bahwa Bank DKI semakin hari semakin baik dan semakin bermanfaat untuk masyarakat dan dunia usaha terutama dalam peningkatan pemberdayaan UMKM di DKI Jakarta.

Sedangkan Anggota Dewan Komisioner OJK, Tirta Segara, mengatakan, Business Matching merupakan kegiatan untuk mempertemukan lembaga jasa keuangan formal dengan pelaku UMKM melalui peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah. Dalam hal ini, OJK turut berperan aktif dalam mendorong penyaluran kredit UMKM. Secara umum, suku bunga UMKM masih tinggi, tetapi Bank DKI berhasil memberikan solusi melalui kredit Monas Pemula dengan bunga hanya 7 persen.

Plt. Direktur Utama Bank DKI, Sigit Prastowo menekankan bahwa Bank DKI sebagai Bank Pembangunan Daerah berkomitmen untuk memperkuat industri UMKM di Jakarta melalui penyediaan akses permodalan, pelatihan, pengembangan dan pendampingan bagi para wirausahawan baru. Tujuannya, para wirausahawan dapat terus meningkatkan skala usahanya.

Berbagai upaya yang dilakukan tersebut telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Hingga saat ini, Bank DKI telah menyalurkan kredit kepada usaha mikro mencapai Rp 843 miliar dengan total pelaku usaha sebanyak 5.296 wirausahawan.

Sebagai informasi, Penyaluran kredit ini diberikan kepada peserta program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) yang sudah melewati 6 tahapan dari 7 tahapan Pasti Sukses yang mencakup pendaftaran (P1), pelatihan (P2), pendampingan (P3), perizinan (P4), pemasaran (P5), pelaporan keuangan (P6), dan akses permodalan (P7). Kegiatan ini merupakan salah satu wujud konkret upaya pengembangan UMKM berupa penyaluran kredit mikro dan kecil.

Peserta program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) akan menerima fasilitas kredit Monas Pemula yang merupakan solusi bagi pelaku UMKM yang baru merintis usahanya. Monas Pemula merupakan fasilitas kredit dengan bunga hanya 7 persen per tahun. Monas Pemula dapat digunakan baik untuk modal kerja maupun investasi produktif dengan maksimal plafon kredit Rp 10 Juta dan jangka waktu 3 bulan sampai 18 bulan.

Sebagai tambahan, Bank DKI juga memberikan layanan cash pick up dengan mobile collection system yang bertujuan untuk memberikan kemudahan karena setiap angsuran yang disetorkan akan memiliki struk tanda terima yang sah dan tercatat pada sistem Bank DKI.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya