Berita

Novel Baswedan/Net

Politik

Amien Rais Pesimis Kasus Novel Baswedan Terungkap Karena Dalangnya Di Lingkaran Kekuasaan

SABTU, 20 JULI 2019 | 13:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tokoh bangsa Amien Rais pesimis aktor maupun pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan bisa terungkap.

Mantan ketua MPR ini bahkan memiliki keyakinan kasus itu tidak akan pernah terungkap lantaran dalangnya berada di balik penguasa.

"Pak Jokowi mengatakan jangan 6 bulan, 3 bulan harus tuntas. Padahal enggak akan tuntas juga, karena dalangnya ada di dalam lingkaran kekuasaan," kata Amien saat acara Muhasabah dan Munajat untuk Negeri, di Gedung Dakwah, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7).


Terkait lambannya pemerintah khususnya Polri dalam menangani dan mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, menurut Ketua Dewan Kehormatan PAN ini, justru semakin membuat kepercayaan masyarakat menipis.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian dapat menyelesaikan kasus sekaligus menemukan aktor penyiram air keras terhadap Novel Baswedan dalam tiga bulan ke depan.

Sementara Polri, melalui Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan pihaknya optimis dapat menjalankan arahan Kepala Negara untuk menemukan aktor intelektual ataupun lapangan dalam kasua Novel ini dalam tiga bulan. Kendati, Kapolri menargetkan enam bulan untuk tim teknis bisa memberikan titik terang kasus yang sudah hampir dua tahun tidak kunjung selesai itu.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya