Berita

Jurubicara Kemlu, Teuku Faizasyah/Net

Politik

Bukan Hal Baru, Indonesia Ternyata Pernah Peringatkan Inggris Soal Rencana Penghargaan Oxford

JUMAT, 19 JULI 2019 | 02:45 WIB | LAPORAN:

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan Oxford Freedom of the City Award oleh Dewan Kota Oxford, kepada tokoh gerakan Papua merdeka, Benny Wenda sudah direncanakan sejak tahun lalu oleh pemerintah kota Oxford.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Kemlu, Teuku Faizasyah dalam jumpa pers di Kemlu, Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (18/7).

Pemerintah Indonesia diakuinya sudah pernah menyampaikan keberatan kepada pemerintah kota Oxford terkait rencana tersebut.


"Menyampaikan keberatan bahwa mereka tidak memiliki pemahaman yang utuh atas apa yang telah dilakukan pemerintah, dan (pihak Oxford) tidak memiliki pemahaman yang utuh atas sepak terjang saudara Benny Wenda tersebut," tutur Teuku.

Penyampaian keberatan atas penghargaan kepada Benny juga sudah dilakukan, baik konteks bilateral melalui Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia di Inggris, maupun dalam pertemuan bilateral yang dilakukan antarmenteri luar negeri.

"Proses itu telah dilakukan. Dalam hal ini tidak ada perubahan sedikitpun," sambungnya.

Di sisi lain, Pemerintah RI mendapati perbedaan sikap antara pemerintah Inggris dengan pemerintah kota Oxford di mana pemerintah pusat mengakui wilayah Papua adalah bagian dari Indonesia.

Oleh karenanya, Kemlu menekankan kepada publik untuk bisa membedakan antara penyampaian pemerintah pusat yang mewakili negara, dengan apa yang disampaikan pemerintah daerah dalam penghargaan yang diberikan kepada Ketua Persatuan Gerakan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP) itu.

"Pemerintah daerah memiliki keleluasaan, memiliki kewenangan yang lebih pada level lokal. Maka, hal yang serupa juga dihadapi oleh pemerintah Inggris. Apapun yang dilakukan oleh dewan kota sama sekali tidak merefleksikan pemerintah Inggris," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya