Berita

Ray Rangkuti/RMOL

Politik

Pengamat Yakin Prabowo Dijatahi Menhan, Panglima TNI Dan Wantimpres

KAMIS, 18 JULI 2019 | 19:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Gerindra diyakini akan mendapat dua hingga tiga pos kekuasaan jika bergabung ke pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

"Saya kira realistis saja dua atau tiga kursi itu hebat. Dapat dua kursi kabinet, mungkin Wantimpres satu," ucap Penggagas Masyarakat Madani untuk Oposisi Indonesia, Ray Rangkuti, kepada Kantor Berita RMOL di sela diskusi di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (18/7).

Ray yakin, bergabungnya pro Prabowo Subianto ke pemerintahan Jokowi periode dua karena presiden terpilih berharap mereka memperkuat dukungan kepada pemerintah lewat DPR RI sekaligus meredam tensi politik. Ia yakin sudah ada kesepakatan politik mengenai hal tersebut.


"Mungkin dengan cara begitu (Prabowo) akan berkuasa sekaligus ikut di dalam kekuasaan dan akan menekan keriuhan akibat perbedaan sikap yang cenderung ideologis pada pelaksanaan pilpres. Mungkin dua target itu yang ingin dicapai Pak Jokowi," jelasnya.

Menurut dia, posisi menteri yang paling mungkin diraih Gerindra adalah Menteri Pertahanan. Juga bisa mengusulkan nama calon Panglima TNI. Bahkan, berpeluang mengisi satu kursi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Bagi Gerindra, penempatan elite-elitenya di pemerintahan Jokowi juga penting untuk mengurangi penumpukan di internal partai.

"Yang paling mungkin untuk menyalurkan itu salah satunya memperluas jaringan ke kekuasaan karena oposisi enggak punya kekuasaan lagi, kecuali kursi legislatif," jelas Ray.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya