Berita

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dan Presiden Direktur INPEX Indonesia  Shunichiro Sugaya menandatangani HOA pengembangan hulu migas Abadi di Blok Masela di Karuizawa (Minggu, 16/6). Penandatanganan HOA Blok Masela disaksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan dan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang Hiroshige Seko, serta CEO dan Presiden Direktur INPEX Corporation Takayuki Ueda./RMOL

Bisnis

Laporan Dari Karuizawa, HOA Investasi Blok Masela Ditandatangani

MINGGU, 16 JUNI 2019 | 19:17 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Head of Agreement (HOA) pengembangan lapangan hulu migas Abadi di Blok Masela, di Kepulauan Tanimbar, Maluku telah ditandatangani Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan INPEX Corporartion.

Penandatanganan dilakukan di Karuizawa, Jepang, siang tadi (Minggu, 16/6).

Dalam keterangan yang diterima redaksi disebutkan bahwa HOA ditandatangani oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dan Presiden Direktur INPEX Indonesia  Shunichiro Sugaya.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan dan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang Hiroshige Seko, serta CEO dan Presiden Direktur INPEX Corporation Takayuki Ueda hadir dalam upacara penandatanganan.

Disebutkan dalam keterangan itu bahwa pemerintah Indonesia menyambut baik penandatanganan HOA ini.

“Setelah sekian lama dilakukan pembahasan, penandatanganan HOA ini menjadi titik penting bagi investasi hulu migas di Indonesia,” ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Ia menambahkan, proyek senilai 18 hingga 20 miliar dolar AS merupakan yang terbesar dalam satu kegiatan di Indonesia selain merupakan investasi terbesar Jepanag dalam lima dekade terakhir.

Sementara Dwi Soetjipto mengatakan, pengembangan Blok Masela akan menjadi awal yang baik dalam dalam pengembangan hulu migas di laut dalam Indonesia bagian timur. HOA ini, kata dia lagi, telah mencakup semua hal utama dalam parameter proposal revisi Plan of Development (POD) lapangan Abadi di Blok Masela.

“Dengan pengembangan lapangan Masela, diharapkan akan segera masuk investasi luar negeri yang besar, dan dapat memberikan pengaruh positif bagi Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia, terciptanya multiplier effect bagi industri pendukung dan turunan di dalam negeri, dalam rangka mendukung perekonomian nasional, dan ke depannya di harapkan iklim investasi di Indonesia akan semakin baik dan semakin kompetitif,” urai Dwi Soetjipto.

Setelah penandatanganan HOA diharapkan penyelesaian revisi POD dapat dilakukan dalam waktu yang secepatnya.

Pengembangan hulu migas di Masela juga diharapkan dapat memberikan kontribusi tambahan produksi Gas Bumi sekitar ekuivalen 10,5 juta ton (mtpa) per tahun (sekitar 9.5 juta ton LNG per tahun dan 150 mmscfd Gas Pipa), dengan target on stream di tahun 2027.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya