Berita

Dunia

Kim Jong Un Arahkan Pembangunan Kota Kanggye Dan Manpho

MINGGU, 02 JUNI 2019 | 13:02 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemimpin tertinggi Republik Rakyat Demokratik Korea, Kim Jong Un, mengawasi dan memberikan instruksi terkait rencana pembangunan kota Kanggye dan Manpho.

Pengarahan dari Kim Jong Un itu dihadiri pejabat Partai Pekerja Korea dan badan pemerintahan Provinsi Jagang.

Di antara yang hadir adalah Wakil Pertama Direktur Departemen DPP PPK Jo Yong Won, Ketua Komite PPK Provinsi Jagang Kang Pong Hun, dan Ketua Komite Rakyat Provinsi Jagang Ri Hyong Gun.


Kim Jong Un yang juga merupakan Ketua PPK dan Ketua Komite Negara duduk di sofa krem sementara para pejabat tersebut berdiri mencatat di sekitarnya. Miniatur kedua kota yang hendak dibangun diletakkan di hadapan mereka.

Dalam posting di akun Instagram @northkorea_dprk_newssite disebutkan, Kim Jong Un mengkritik rencana pembangunan yang menurut kurang pas dan tidak memperhitungkan dengan cermat. Dia juga mengatakan, sebagian besar bangunan ditata secara tidak teratur hanya untuk membuat kota-kota itu terlihat seperti museum sejarah arsitektur.

Kim Jong Un meminta agar blok diatur secara terpisah berdasarkan peruntukan bangunan, seperti distrik pendidikan ideologi, distrik industri, distrik budaya, dan sebagainya.

Ia juga mengingatkan, sangat pentin melestarikan karakter yang khas. Karena itu desain untuk meletakkan struktur harus dilakukan secara ilmiah sehingga karakter daerah dapat dilestarikan dan struktur harus secara khusus dibangun dalam berbagai bentuk untuk memperbaharui karakter.

Penampilan kota-kota dengan belajar dari pengalaman yang ditetapkan oleh Kabupaten Samjiyon yang sedang dibangun sebagai model kota berbudaya di daerah pegunungan.

Menunjuk pada penghijauan yang buruk di Kota Kanggye, Pemimpin Tertinggi mengatakan penanaman pohon adalah pekerjaan penting untuk menyediakan orang-orang dengan kondisi dan keadaan hidup yang berbudaya.

Kim Jong Un menekankan perlunya menanam berbagai jenis pohon dan membuat lebih banyak bidang hijau agar sesuai dengan daerah pegunungan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya