Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ancaman Terhadap Umat Yahudi Di Jerman Meningkat

SENIN, 27 MEI 2019 | 02:45 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Umat Yahudi di Jerman diminta untuk berhati-hati dan tidak sembarangan mengenakan kippah, topi yang menutupi bagian atas kepala.

Peringatan itu disampaikan seorang pejabat tinggi Jerman, Felix Klein.

Klein adalah seorang komisioner dalam lembaga yang dibentuk untuk melawan anti-Semitisme. Pernyataan Klein disampaikan dalam wawancara dengan harian Frunke hari Sabtu (25/5).


“Saya tidak bisa menyarankan umat Yahudi bahwa mereka dapat menggunakan kippah setiap saat di manapun di Jerman,” ujarnya.

Dia tidak menjelaskan secara rinci di mana dan saat kapan seorang Yahudi dapat mengenakan kippah. Klein menyarankan agar polisi dan guru juga harus dilatih untuk bisa mengenali sikap yang tidak dapat diterima terkait hal ini.

Tahun lalu Klein meminta umat Yahudi berhati-hati mengenakan kippah saat mengunjungi kota-kota besar di Jerman.

Menurut data Kementerian Federal di Jerman tahun lalu anti-Semitisme mengalami kenaikan sebesar 20 persen.

Klein yang ditunjuk menempati posisi pada lembaga yang dibentuk Parlemen Jerman tahun lalu itu, mengatakan ekstremisme yang dilakukan kelompok ultra kanan mengalami peningkatan.

“Anti-Semitisme selalu ada di Jerman, sayangnya,” ujar dia tahun lalu.

Dia mengatakan, anti-Semitisme semakin hari semakin tampak nyata dan lebih agresif dibandingkan masa-masa sebelumnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya