Berita

Donald Trump dan Shinzo Abe di lapangan golf/ABC News

Dunia

Trump: Senjata Kecil Korea Utara Tidak Mengganggu Saya

SENIN, 27 MEI 2019 | 02:22 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Seperti biasa. Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan yang tidak biasa.

Sehari setelah penasihat keamanannya, John Bolton, mengecam uji coba misil yang dilakukan Korea Utara dan mengatakan hal itu sebagai pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB, Donald Trump malah mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak terganggu.

“Senjata kecil tidak mengganggu saya,” ujarnya via akun Twitter. Ketika menyampaikan hal itu, Minggu (26/5), Trump sedang berada di sebuah lapangan golf di Jepang bersama Perdana Menteri Shinzo Abe.


Pihak Jepang sendiri juga merasa terganggu dengan ujicoba misil Korea Utara itu.

Selain itu, Trump juga menggunakan kecaman yang disampaikan pihak Korea Utara terhadap Joe Biden untuk “menyerang” mantan Wapres AS yang sedang berjuang untuk mendapatkan tiket calon presiden dari Partai Demokrat itu.

Pihak Korea Utara menyebut Biden memiliki IQ yang rendah sebagai reaksi atas pernyataan Biden yang mengatakan Kim Jong Un adalah seorang diktator.

“Korea Utara menembakkan senjata kecil, dan mengganggu sebagian rakyat saya dan lainnya, tetapi tidak (mengganggu) saya. Saya percaya, Ketua Kim Jong Un akan menepati janji kepada saya, dan juga tersenyum saat mengatakan Swampman Joe Biden seorang individu dengan IQ yang rendah dan lebih buruk. Barangkali ini memberikan sinyal untuk saya?” tulis Trump seperti dikutip dari ABC News.

Pemerintahan Amerika Serikat sampai ini masih membuka pintu untuk pembicaraan damai dengan Korea Utara. Namun sumber-sumber lain mengatakan, di saat bersamaan Amerika Serikat semakin memperketat sanksi untuk Korea Utara.

Misalnya, beberapa waktu lalu, Amerika Serikat menangkap kapal pengangkut batubara milik Korea Utara yang berada di perairan Indonesia.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya