Berita

Kombes Pol Frans Barung Mangera/RMOLJatim

Nusantara

Polda Jatim Siagakan 8000 Personil Amankan Suramadu

RABU, 22 MEI 2019 | 02:04 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Polda Jatim mensiagakan 8000 personil gabungan dari TNI-Polri untuk mengamankan Jembatan Suramadu atas seruan adanya ancaman yang diserukan Forum Ulama dan Habib.

"Kami sudah siagakan 8000 personil,"ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (22/5).

Selain mengamankan Suramadu, masih kata Barung, Polda Jatim juga telah mengirim ratusan porsonil ke Jakarta.


"Sebelumnya sudah mengirim ada 700 yang di Jakarta, dari 200 Brimob dan 4500 Sabhara,"ungkap Barung.

Diberitakan sebelumnya, ancaman menutup Suromadu ini diperoleh dari surat seruan Forum Hanin dan Ulama Madura  yang dikirimin melalui grup WhatsApp.

Penutupan Suromadu tersebut dilakukan apabila pihak kepolisian menghalangi perjalanan mereka menuju Jakarta.

Berikut isi lengkap surat imbauan dimaksud:

Segala puji bagi Allah Tuhan alam semesta, sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Semoga kita selalu mendapat perlindungan dan diberi kekuatan oleh Allah.

Menyikapi adanya Penghadangan massa yang ingin mengikuti Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat pada tanggal 22 Mei di setiap titil jalan menuju Jakarta oleh aparat kepolisian. Kami, Ulama dan Habaib Madura akan menempuh dua langkah:

1. Tetap berangkap ke Jakarta dengan terus terang tujuan bergabung  dengan GNKR (Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat) yang dilimdungi UU  dengan cara bersama-sama dari 4 Kabupaten Di Madura sehingga aparat  kewalahan untuk menghalanginya.

Titik kumpul di Masjid Nyiburan Lomaer nanti malam ba'da Isya' awal

2. Apabila ini juga dihadang, maka semua turun menutup Suramadu dalam  masa tanggal 21-22 Mei dan memanggil semua mobil-mobil truk kaum Madura agar ikut memacetkan Suramadu.

Demikian instruksi kami, semoga mendapal perhatian dari masyarakat. Teriring doa semoga tercatatat jihad fi sabilillah. Aamin Yarobbal'Alamin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya