Berita

Foto: KJRI Toronto

Dunia

1.000 Warga Kanada Nikmati Hidangan Berbuka Khas Indonesia

SELASA, 21 MEI 2019 | 04:22 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Komunitas muslim Indonesia yang berada di wilayah Toronto menyajikan menu berbuka puasa khas Indonesia secara gratis kepada warga muslim Kanada, hari Minggu lalu (19/5).

Laporan yang diterima dari KJRI Toronto menyebutkan, kegiatan yang dikoordinasikan oleh Masyarakat Islam Indonesia di Toronto dan sekitarnya (MIIT) di aula Sayeda Khadijah Centre (SKC), Mississauga, Greater Toronto Area, dihadiri oleh sekitar 1.000 orang.

Kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Komunitas Muslim Indonesia.


“Ini merupakan yang pertama kalinya. Komunitas Indonesia bersatu menggalang dana sejak dua bulan terakhir untuk mewujudkan kegiatan ini. Kaum ibu juga terlibat langsung dalam menyiapkan menu berbuka khas nusantara untuk 1.000 porsi”, ungkap Rahimah Purba, koordinator kegiatan Buka Puasa Bersama.

Adapun menu yang dihardirkan yaitu nasi putih, gulai daging, telur balado, mi goreng dan orek tempe. Bahkan, pihak SKC secara khusus meminta telur balado untuk dihidangkan pada menu buka puasa.

“Menunjukkan bahwa makanan Indonesia telah dikenal dan disukai oleh masyarakat Kanada,” tambah wanita yang lebih dari 30 tahun tinggal di Toronto tersebut.

Masyarakat Kanada yang hadir di kegiatan tersebut juga terlihat sangat menikmati makanan Indonesia. Salah satunya Husein, warga Kanada keturunan Yordania.

“Sangat lezat. Saya suka semua (makanan Indonesia) yang disajikan,” jelasnya.

“Saya suka gulai daging dan orek tempe. Lezat!”, tambah Yasiin, warga Kanada keturunan Mesir yang duduk di sebelah Husein.

Ketua MIIT, Agung Prawasono yang memantau langsung kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasa berbagi dan sebagai wujud kehidupan muslim Toronto yang harmonis di tengah keberagaman kultur dan budaya.

“Masyarakat (Indonesia) juga berharap kegiatan ini menjadi berkah di dalam bulan suci Ramadhan”, tambah pria yang baru 5 bulan menjabat sebagai Ketua MIIT tersebut.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut juga dihadiri oleh Konsul Jenderal RI Toronto, Leonard Felix Hutabarat.

Dalam sambutannya, Konjen RI Toronto menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangganya kepada komunitas muslim Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, terlebih dengan suguhan makanan khas Indonesia sebagai menu berbuka.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif kegiatan buka puasa ini. Terlebih, menu yang dihidangkan makanan khas Indonesia. Secara tidak langsung, masyarakat Indonesia juga turut mendukung misi diplomasi kuliner Indonesia di Kanada”, bangga Konjen Leonard yang hadir bersama staf KJRI Toronto.

Sebagai informasi, umat Muslim di wilayah Toronto, Kanada memiliki jam puasa yang lebih panjang dibandingkan umat Muslim di Indonesia, dengan waktu puasa sekitar 16,5 jam. Adapun waktu fajar di Toronto yaitu pukul 04.08 pagi, sedangkan waktu Magrib pukul 20.41.

Sementara itu, terdapat 500 ribu umat muslim yang berada di wilayah Greater Toronto Area. Sedangkan jumlah masyarakat muslim Indonesia yang tinggal di wilayah Toronto dan sekitarnya sekitar 800 orang.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya