Berita

Bawang Putih/Net

Nusantara

Harga Bawang Putih Bakal Stabil Di Rp 35 Ribu/Kg

JUMAT, 10 MEI 2019 | 22:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Harga bahan pokok, khususnya bawang putih, yang sempat melonjak di awal Ramadan telah kembali stabil. Hal ini seiring dengan musim panen yang terjadi di daerah Brebes, Nganjuk, dan Bima.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti menjelaskan bahwa harga bawang putih kini stabil di angka Rp 35 ribu per kg.

Bawang putih yang memang ada kenaikan. Namun, saya sudah dapat laporan hampir semua pasar swalayan harga jual bawang putih Rp 35 ribu per kg. Saya akan inspeksi ke ritel-ritel lain,” kata Tjahya saat inspeksi ke Giant Bintaro, Jumat (10/5).


Dia memastikan akan mematok harga bawang putih di angka tersebut. Ada dua jalur ketersediaan pasokan dan stabilitas harga (KPSH) terhadap bahan pokok yang dilakukan untuk menstabilkan harga bawang putih.

Pertama, jalur ritel modern dan kedua jalur pasar tradisional. Di ritel modern ini, Tjahya mengaku telah berkoordinasi dengan Aprindo untuk menjual bawang putih seharga Rp 35 ribu per kg.

“Kemudian di jalur pasar tradisional, kita gunakan distributor-distributor yang memang sudah mempunyai perikatan dengan para importir ini, untuk dia menggelontorkan bawang putihnya ke pasar-pasar tradisional, sehingga harga nanti bisa terkendali. Kita masih berpatokan harga 35 ribu,” jelas dia.

Atas alasan itu, dia menilai para pedagang atau pelaku distribusi pangan tidak lagi memiliki alasan untuk menaikkan harga bahan pokok. Apalagi, setelah seluruh jajaran Kementerian Perdagangan turun ke lapangan ternyata kondisi stok untuk bahan pokok semua aman.

“Kalau memang terjadi gejolak-gejolak, itu kami akan turun dan segera kami penuhi pasar supaya harga itu turun. Jadi dari pantauan kami, Insya Allah stok puasa sampai lebaran aman semua,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya