Berita

Aparat kepolisian mengamankan demo di Lapangan Banteng/RMOL

Nusantara

Massa Gerak Bubarkan Diri Di Lapangan Banteng Karena Tidak Kantongi Izin

KAMIS, 09 MEI 2019 | 15:14 WIB | LAPORAN:

Massa aksi dari Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (GERAK) mulai membubarkan diri karena tidak mengantongi izin dari Polda Metro Jaya.

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan saat berunding bersama perwakilan aksi massa.

Bersama Dandim 0501/ Jakarta Pusat, BS Letkol Inf Wahyu Yudhyana, Harry menaiki mobil komando massa Gerak dengan didampingi perwakilan massa.


Dalam mobil komando, Ustaz Amirullah mengatakan kepada massa aksi untuk menyiapkan tenaga agar kembali beraksi pada Jumat (9/5) besok.

"Insya Allah saving tenaga untuk aksi besok," ujarnya di Lapangan Banteng, Jakpus, Rabu (8/5).

Kepada aparat kepolisian, massa pun mengakui jika aksi mereka memang tak mengantongi izin dari Polda Metro Jaya.

"Iya memang tidak ada izinnya makanya tadi korlap yang di sini komunikasikan, sampaikan kepada mereka bahwa hari ini tidak ada pemberitahuan itu. Makanya mereka mengerti juga dan membubarkan diri," tandas Harry.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, situasi di Lapangan Banteng pun terpantau sepi dan masih ada beberapa petugas yang berjaga-jaga.

Selain di titik ini, massa juga menggelar aksi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Mereka menilai gelaran Pemilihan Presiden sarat dengan kecurangan dan meminta penyelenggara untuk mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo dan Maruf Amin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya