Berita

Foto: FB Mustafa Salma

Dunia

Pengungsi Kamp Tindouf Ingin Kebebasan Bergerak

KAMIS, 09 MEI 2019 | 07:40 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Situasi di Kamp Tindouf belakangan ini dilaporkan semakin memanas. Warga pengungsi yang tinggal di dalam kamp di wilayah Aljazair itu menggelar demonstrasi menentang tekanan yang semakin tinggi dari rezim Polisario.

Kabar ini disampaikan oleh mantan pejabat Polisario yang sudah melarikan diri, Mustafa Salma Sidi Mouloud.

Di halaman Facebook miliknya, Mustafa mengunggah sejumlah foto yang memperlihatkan suasana demonstrasi yang menurutnya berlangsung sejak 1 April lalu.


Menurut Mustafa, tuntutan demonstran sebenarnya cukup sederhana. Mereka ingin mendapatkan hak mereka untuk bisa bergerak dengan bebas.

Mereka menilai situasi yang mereka alami di Kamp Tindouf tak ubahnya dengan penahanan paksa yang dilakukan Polisario dan melanggar hak berpergian.

Selain di bagian Rabouni, demonstran juga berkumpul di depan kantor kementerian dalam negeri pemerintahan Republik Sahrawi yang didirikan Polisario.

Pasukan keamanan Polisario dilaporkan tak jarang menggunakan kekerasan untuk menghentikan demonstrasi.

Dalam bentrokan dengan aparat keamanan Polisario di penjara Dhayiba di Rabouni, disebutkan sebanyak 14 tahanan terluka.

Polisario juga disebutkan melarang mobil dan kendaraan lain meninggalkan Kamp Tindouf sekali dalam 20 hari.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya