Berita

Suasana di Kamp Tindouf/Net

Dunia

Wajah Lain Korupsi Di Tindouf, Perselingkuhan Seharga 25 Ribu Euro

SENIN, 06 MEI 2019 | 06:00 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Fron Polisario dihantam skandal perselingkuhan salah seorang petingginya.

Dilaporkan oleh situs FuturoSahara.Net bahwa baru-baru ini perwakilan Polisario di Basque, Spanyol, Oudadi Ould Benamar, menawarkan uang sebesar 25 ribu euro kepada mantan istrinya, Slima Mint Mohammed Ould Benin.

Disebutkan, uang sebanyak itu adalah kompensasi atas perselingkuhan Oudadi Ould Benamar dengan wanita lain yang tidak disebutkan jatidirinya.


Dikutip dari Sahabat Maroko, Frente Popular para la Liberación de Saguia el-Hamra y Rio de Oro atau Fron Polisario adalah kelompok separatis yang mengklaim kemerdekaan Sahara Barat dari Kerajaan Maroko. Fron ini didirikan pada tahun 1973 di Kamp Tindouf, Aljazair. Hingga kini, Polisario masih hidup di bawah perlindungan pemerintah Aljazair.

Kamp Tindouf merupakan tempat tinggal para pengungsi dari Sahara Barat pada pertengahan 1970an, menyusul berakhirnya penjajahan Spanyol atas wilayah itu. Warga Sahrawi yang tinggal di kamp itu dikabarkan hidup dalam serba kekurangan dan tidak memiliki kebebasan untuk melakukan perjalanan dan meninggalkan kamp.

Kabar perselingkuhan dan pembayaran uang rekonsiliasi yang diberikan  Oudadi Ould Benamar kepada mantan istrinya sudah barang tentu menyakitkan hati orang-orang Sahrawi.

Korupsi yang umum ditemukan di Kamp tindouf berupa penggelapan bantuan yang dikirimkan berbagai lembaga kemanusiaan ke kamp itu. Sering ditemukan, paket bantuan kemanusian itu dijual petinggi Polisario ke negara-negara lain di kawasan.

FuturoSahara.Net mengatakan, tidak seperti petinggi Polisario yang hidup mewah dan bergelimang harta, pengungsi Sahrawi di Tindouf adalah korban dari persekusi yang dilakukan rezim Polisario, hidup dalam kemiskinan dan terasingkan.

“Tanpa mendapatkan keuntungan dari bantuan kemanusiaan yang sebetulnya dikirimkan untuk warga Tindouf.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya