Berita

Soes Hindharno/Net

Kemnaker Konsisten Tingkatkan Pembangunan SDM Lewat Pelatihan Vokasi

JUMAT, 12 APRIL 2019 | 17:36 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus fokus dan konsisten menggenjot pelatihan vokasi secara massif yang merupakan program prioritas pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Setelah ada arahan Presiden Jokowi 2019 untuk prioritas pembangunan SDM, Kemnaker semakin massif melakukan pelatihan vokasi, lebih digenjot lagi," kata Sekjen Kemnaker dalam sambutannya yang dibacakan oleh Karo Humas Kemnaker, Soes Hindharno pada acara Press Tour dengan tema "Sinergi Pers dan Pemerintah dalam Pembangunan SDM Indonesia" di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (10/4).

Soes Hindharno mengatakan konsistensi keseriusan Kemnaker dalam pelatihan diperlihatkan dengan terus melakukan beberapa terobosan, yakni massifikasi pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), pemagangan terstruktur dan sertifikasi uji kompetensi.


Soes menambahkan massifikasi pelatihan lainnya di BLK sebagai upaya peningkatan daya saing manusia Indonesia yakni memberikan triple skilling: skilling, up-skilling dan re-skilling. Skilling untuk angkatan kerja yang ingin mendapatkan skill. Up-skilling untuk pekerja yang ingin meningkatkan skill, re-skilling untuk pekerja yang ingin mendapatkan keterampilan baru.

"Triple skilling tersebut untuk memastikan agar daya saing tenaga kerja lebih baik dan sesuai dengan perubahan di pasar kerja," katanya.

Soes menegaskan untuk mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat, pemerintah juga membangun BLK Komunitas. Tahun 2017 dengan 50 BLK Komunitas, dan meningkat setahun berikutnya menjadi 75 BLK Komunitas. "Tahun 2019 naik menjadi 1.000 BLK Komunitas berbasis pesantren," ujar Soes Hindharno.

Soes menegaskan memasuki industri 4.0 dan teknologi digital, persaingan bisnis dan pembangunan yang semula banyak bertumpu pada pemanfaatan sumber daya alam, bergeser pada persaingan pada penguasaan teknologi informasi dan kompetensi angkatan kerja yang membutuhkan SDM berkualitas.

"Saya yakin bahwa SDM Indonesia tidak kalah, bila dibandingkan dengan negara lain, maka kita harus bersemangat meningkatkan potensi diri," katanya.

Kadisnakertrans Sulsel Agustinus Appang menyambut positif situasi ketenagakerjaan di Sulsel berjalan kondusif selama tiga tahun terakhir. Dewan Pengupahan yang terdiri dari unsur Apindo, SP/SB, pemerintah dan akademisi, meskipun berbeda pandangan tetap happy.

"Saya senang perkembangan serikat pekerja di Sulsel tiga tahun terakhir ini. Tiga tahun terakhir ada kepuasan tersendiri menghadapi secara langsung dengan buruh/pekerja," katanya.

Agustinus Lappang mengatakan dari hasil pantauannya, dalam berbagai diskusi di dewan pengupahan dan tripartit berjalan kondusif. "Satu minggu terakhir ini tidak ada persoalan atau riak-riak kecil persoalan serikat pekerja atau demo buruh di kabupaten/kota Sulsel," ujarnya

Sedangkan Asadiah dalam paparannya mengungkapkan target BLK Makassar untuk menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahun 2019 sebanyak 1.317 paket dengan 21.072 orang dan target sertifikasi sekitar 15.632 orang termasuk BLK Bantaeng sebanyak 90 paket.

"BLK Makassar target 225 paket dengan 3600 orang.  Sedangkan UPTD BLK  Binaan 774 paket/12.834," kata Asadiah.

Sebelum dialog interaktif, rombongan wartawan Kemnaker menyempatkan kunjungan ke BLK Makasaar. Didampingi Plt. Kepala BLK Makassar Asadiah, 40 lebih awak media melakukan peninjauan ke workshop kejuruan otomotif, las, manufaktur perkakas, manufaktur CNS, listrik dan konstruksi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya