Berita

Danau Toba/Net

Nusantara

Siapapun Presidennya, Danau Toba Harus Go Internasional

SABTU, 06 APRIL 2019 | 13:55 WIB | LAPORAN:

. Keindahan alam Danau Toba jangan hanya dinikmati wisatawan lokal saja, tapi harus bisa dinikmati oleh masyarakat dunia.

Untuk itu, siapapun kelak yang menjadi Presiden hasil Pilpres 2019, harus bisa membangun dunia pariwisata di Danau Toba, Sumatera Utara.

"Siapapun presidennya nanti pembangunan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional akan terus berlanjut," kata Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Capt Anthon Sihombing dalam silaturrahmi DPR RI dengan Koordinatoriat Wartawan DPR di Danau Toba, Medan, Sumatera Utara, Jumat (5/4) malam.


Apalagi pemerintah sudah memasukkannya dalam rencana induk Kawasan Strategis Danau Toba 2025.

"Saya rasa siapapun presidennya pasti akan membangunan Danau Toba," ujar politisi Partai Golkar ini.

Saat ini, kata Anthon, pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dengan kontrak tahun jamak sudah dimulai. Begitu juga dengan pembersihan atau pemeliharaan Danau Toba dari enceng gondok.

Menurutnya lagi, pembangunan danau Toba ini bukanlah pekerjaan Presiden dalam satu periode tetapi pekerjaan sepanjangan zaman.

Dan yang masih menjadi kendala selain anggaran yang masih minim terhadap pemerintahan kabupaten sekitar danau, keramahtamahan masyarakat sekitar yang merupakan darah Batak yang terkenal ketegasannya.

"Memang berbeda dengan Bali, kalau masyarakat di sana sudah menyadari bagaimana menghadapi turis. Kita bertanya jalan jam berapa saja itu akan dijelaskan dengan baik. Tetapi kalau di sini ditanya, (dijawab) cari sendirilah," jelas Anthon.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya