Berita

Budi Karya Sumadi bersama jajaran pengurus Forum Kader Posyandu Indonesia (FKPI)/Dok

Nusantara

Menhub Budi: Kader Posyandu Adalah Pengabdian Luar Biasa

RABU, 03 APRIL 2019 | 12:35 WIB | LAPORAN:

Di sela-sela kesibukannya berkampanye bersama Jokowi di Palembang, Sumatera Selatan, Budi Karya Sumadi menyempatkan hadir dalam acara Silaturahmi Menhub dan Gubernur Sumsel bersama Forum Kader Posyandu Indonesia (FKPI).

Dalam sambutannya, Budi Karya mengatakan bahwa Presiden Jokowi menitipkan salam untuk wanita-wanita hebat yang baru saja dilantik sebagai kader Posyandu Indonesia wilayah Sumsel.

"Saya minta maaf agak terlambat, karena mengantar presiden. Dan Pak Jokowi titip salam, salam sayang untuk ibu-ibu semua," Kata Budi Karya di The Sultan Ballroom Palembang, Selasa petang (2/4).


Budi Karya memberi apresiasi yang sangat tinggi kepada ibu-ibu kader Posyandu. Karena kata dia, pekerjaan sebagai pelayan masyarakat yang sangat complicated. Mulai dari mengurus orang tua, anak-anak sampai orang hamil.

"Saya percaya ibu-ibu ini luar biasa, pengabdian yang sangat luar biasa karena bisa menjadi kader posyandu yang mengurus semua lapisan masyarakat," ujarnya.

Tidak hanya itu, Budi Karya juga sangat berterima kasih kepada Gubernur Sumsel, Herman Deru yang kembali menginisiasi dimulainya posyandu.

"Terima kasih kepada Pak Gubernur. Dan ini pekerjaan yang membutuhkan dedikasi, aku terima kasih, ibu-ibu sudah mengurus saudara-saudara aku yang ada di Sumsel. Ini pekerjaan yang mulia," tegasnya dikutip dari siaran pers, Rabu (3/4).

Sementara Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan sebagai bentuk keseriusan Pemprov Sumsel sudah menganggarkan dana untuk seragam para kader senilai Rp 5 miliar.

"Kepada kader Posyandu ini juga saya minta bagaimana caranya jangan ada lagi anak stunting di Sumsel. Stunting ini ukurannya bukan cuma tubuhnya yang kecil tapi otaknya juga. Makanya anak ini hatus dijaga sejak dalam kandungan. Nah Kader Posyandu bisa berperan disini," ujarnya.

Lebih jauh  Herman Deru mengaku sangat bersyukur dengan pengukuhan pengurus baik di tingkat provinsi dan kota yang telah dilakukan. Ini artinya FKPI kota maupun provinsi secara legal telah diakui keberadaannya.

Ia pun berharap organisasi ini tetap menunjung misi utamanya membantu masyarakat prasejahtera utamanya ibu hamil, lansia dan balita.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya