Berita

Ilustrasi penyiaran/Net

Publika

Di Balik Layar Debat Capres

SABTU, 30 MARET 2019 | 18:22 WIB | OLEH: JOKO INTARTO

BEKERJA dalam diam. Di balik siaran langsung debat calon presiden putaran keempat malam ini, ada banyak orang yang pontang-panting di balik layar.

Yang terlihat pengunjung di lokasi acara mungkin hanya kru produksi. Host, producer dan floor director yang sangat sibuk. Yang juga tidak kalah sibuk adalah kru teknik seperti production director, cameraman, switcherman, audioman, lightingman dan streamerman.

Di luar gedung, masih di lokasi yang sama, ada lagi kru teknik dan siaran yang bekerja. Mereka bertanggung jawab mendistribusikan siaran langsung melalui encoder di lapangan ke decoder satelit. Sekaligus menambahkan logo stasiun televisinya. Juga grafis-grafisnya. Juga menyisipkan iklan-iklan pada saat jeda.


Dari satelit inilah, siaran dipancarkan ke permukaan bumi. Lalu diterima decoder melalui antena parabola. Masuk ke master control room, pusat kendali siaran di stasiun televisi. Di sini, ada lagi sejumlah kru teknik dan program siaran.

Dari master control room ini, siaran diteruskan lagi ke pemancar tereterial dan decoder satelit. Pemancar teresterial untuk melayani pemirsa yang menonton TV menggunakan antena UHF. Decoder satelit untuk melayani pemancar-pemancar teresterial yang lokasinya jauh.

Stasiun seperti TV menggunakan lebih dari 200 pemancar di seluruh Indonesia. Paling luas coverage areanya. Maka di siaran TVRI bisa ditangkap hingga ke pelosok desa.

Meski demikian, pancaran gelombang UHF punya kelemahan, yakni gampang terganggu oleh ketinggian. Penduduk di balik sebuah bukit yang lebih tinggi dari menara pemancar tidak bisa menonton menggunakan antena UHF.

Untuk mereka, ada solusi lain: menggunakan decoder dan antena  parabola. Siaran diperoleh langsung dari satelit. Untuk menangkap siaran dari stasiun TV melalui satelit, ada yang harus bayar langganan dan ada pula yang gratis. Bergantung kebijakan masing-masing operator penyedia layanan parabola.

Bagaimana cara melayani siaran langsung untuk stasiun TV online? Itulah pekerjaan streamerman di lokasi acara. Ia bertugas mendistribusikan konten adio/video dari live streamer ke stream server.

Link dari stream server inilah yang digunakan sebagai sumber siaran langsung oleh stasiun TV online. Tentu saja masih polos. Belum berlogo. Kru di master control room stasiun TV itu yang mengerjakan.

Bisa membayangkan? Atau malah mumat, eh, mumet? Prosesnya memang tidak sederhana. Persiapannya panjang. Bisa dua hingga tiga hari sebelumnya.

Butuh stamina, kecermatan dan ketelitian. Tidak boleh salah. Karena adegan siaran langsung tidak bisa diulang.

Selamat bertugas all crew. Anda adalah pahlawan dalam diam. Kerja Anda membantu suksesnya pemilu di negara demokrasi terbesar ketiga dunia ini.

Penulis adalah praktisi siaran langsung

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya