Berita

Hotel Borobudur Jakarta/Net

Nusantara

Dituding Banyak Genderuwo, Manajemen Hotel Borobudur: Pernyataan Amien Rais Tidak Berdasar

KAMIS, 28 MARET 2019 | 09:46 WIB | LAPORAN:

. Hotel Borobudur Jakarta membantah tudingan Ketua Dewan Kehormatan PAN yang juga Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais yang menyebutkan bahwa di Hotel Borobudur terdapat banyak jin dan genderuwo alias hacker.

"Kami menolak dengan tegas pernyataan yang tidak berdasar dan tidak dapat dibuktikan tersebut," kata Marketing Communications Manager Hotel Borobudur, Rizki Permata Sari, Kamis (28/3).

Hotel Borobudur telah dipercaya dalam melayani publik serta tamu-tamu lokal dan mancanegara selama 45 tahun sejak tahun 1974, salah satunya menjadi official hotel dari perhelatan event internasional, seperti Java Jazz Festival dan Asian Games 2018.


"Kami juga menyediakan fasilitas lengkap dan pelayanan yang disertai kearifan lokal, sehingga beragam hal yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan para tamu sangat kami hindari," ujar Rizki Permata.

Komisioner KPU Viryan Azis juga telah menanggapi pernyataan Amien Rais tersebut dan menegaskan bahwa perhitungan suara pada pemilu serentak 2019 tidak dilakukan di Hotel Borobudur Jakarta, melainkan di kantor KPU.

Adapun mengutip wawancara Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, dinyatakan pula tidak ada preferensi khusus dari KPU untuk memilih hotel saat tabulasi suara. Pada 2014, Wahyu menyebut tabulasi suara berlangsung di kantor KPU.

Rizki Permata menambahkan, Hotel Borobudur sangat menghargai kesempatan untuk menanggapi pernyataan Amien Rais ini dan berkomitmen penuh untuk bersikap terbuka mengenai setiap aktivitas dan peristiwa yang terjadi di Hotel Borobudur.

"Kami juga berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik demi menjaga kenyamanan dan keamanan para tamu kami selama melakukan kegiatannya. Kami pun akan dengan senang hati memenuhi setiap kebutuhan para tamu selama berada di Hotel Borobudur Jakarta," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya