Berita

Tommy Soeharto/Ist

Nusantara

Partai Berkarya Gagas Pembangunan Pesantren Mandiri

SENIN, 25 MARET 2019 | 10:53 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto berjanji membangun pesantren mandiri atau eko pesantren dengan program pendidikan berbasis internet.

“Kami tengah bekerjasama dengan pakar dari Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mewujudkan rencana ini. Program ini akan membantu santri mengembangkan perekonomian pesantren," terang putra bungsu almarhum Presiden Soeharto itu saat berkunjung ke Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pria bernama lengkap Hutomo Mandala Putra itu mengatakan, santri diharapkan tidak sekadar pintar berdakwah tapi juga mampu mengembangkan perekonomian. Dengan demikian, lulusan pesantren nantinya bisa hidup mandiri.


“Pesantren mandiri akan menjadi percontohan," kata Tommy di hadapan para santri Ponpes Al-Qurthubiyyah, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Tommy berkunjung ke desa itu didampingi Wakil Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Letjen (Purn) Yayat Sudrajat, Wasekjen Partai Berkarya Rita Irawati Priatna, dan puluhan anggota Laskar Berkarya lainnya. Di Ponpes Al-Qhurthubiyyah, Tommy Soeharto disambut KH. M. Mustofa.

“Semoga kedatangan Pak Tommy Soeharto membawa keberkahan dalam pengembangan pendidikan diniyah, tsanawiyah, aliyah, dan menciptakan generasi bangsa yang sholeh dan sholehah,” ujar KH. M. Mustofa dalam sambutannya.

Saat berdialog dengan petani Desa Pawenang, Tommy menyampaikan program Partai Berkarya yang akan mengembangkan ekonomi kerakyatan dengan kearifan lokal. Ekonomi rakyat, katanya, adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
“Kita akan bina petani mulai dari mendapatkan bibit unggul, teknik bercocok tanam yang baik dengan biaya murah, dan membantu pemasaran hasil produksinya," kata Tommy.

Khusus pemasaran, tambah dia, Partai Berkarya akan berusaha membantu agar petani tidak tergantung pada tengkulak.

Tommy mengakui dirinya tidak pernah bertani, tapi ia belajar serius tentang pertanian dan membangun Saung Berkarya di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Saung Berkarya adalah miniatur pertanian terpadu, yang di dalamnya terdapat peternakan sapi, ayam petelur, dan domba, pertanian berbagai jenis sayuran skala ekonomi, dan rumah bibit.

Tidak ada listrik di Saung Berkarya, karena energi untuk penerangan, pemanasan penetasan telur dan memasak di dapur menggunakan biogas kotoran sapi. Tidak ada penggunaan pupuk kimia. Seluruh tanaman menggunakan pupuk kandang, yaitu kotoran sapi yang telah diambil gas-nya.

Untuk meningkatkan produktivitas, Saung Berkarya menggunakan pupuk bregadium teknologi nano. Pupuk cair paling ekonomis ini telah diuji coba di lahan percontohan di Banyumas. Hasilnya, produksi padi meningkat 30 persen lebih.

Mengenai target Partai Berkarya di Jawa Barat, Tommy Soeharto menyatakan,  provinsi itu adalah basis suara partainya.

“Saya berharap seluruh warga menggunakan hak pilihnya, dan Partai Berkarya mendapat satu kursi dari setiap daerah pemilihan (dapil) di Jawa Barat," tandas Tommy Soeharto.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya