Berita

Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri/Net

Di Medan, Menaker Minta BLK Lebih Inovatif Dan Kreatif

SABTU, 16 MARET 2019 | 11:35 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri meninjau Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan yang terletak di Jalan Gatot Subroto KM 7,8 Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (15/3).

Dalam kunjungan kerja singkatnya selama 60 menit ke BBPLK yang dibangun tahun 1970 di atas lahan seluas 7 hektar tersebut, Menaker menyempatkan diri meninjau workshop kejuruan perhotelan, konstruksi, barista dan restoran serta memberikan pengarahan kepada pegawai dan instruktur BBPLK Medan di ruang kantin BBPLK Medan.

Saat berdialog dengan pegawai dan instruktur, Menaker meminta jajaran BBPLK Medan banyak melakukan inovasi dalam metode pelatihan. Sebagai provider pelatihan, BLK juga harus bersaing dan selalu memperbarui pelatihan agar mendelivered masyarakat benar-benar bisa kompeten.


"Jadikan inovasi sebagai budaya dan terobosan agar BLK bisa terus berkembang mengikuti perkembangan jaman," kata Hanif Dhakiri.

Agar BLK bisa terus melakukan inovasi, Hanif Dhakiri juga meminta seluruh pegawai maupun instruktur di BLK membuka ruang atau ide-ide agar bisa terus berkembang. Pimpinan juga diminta harus membuka diri, berdialog agar bisa menyerap ide-ide dari bawah.

"Siapa tahu ada yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan secara baik. sehingga kinerja BLK menjadi baik. Pikiran kita harus terbuka, harus inovatif agar semua yang dilakukan benar-benar baik," kata Hanif didampingi Dirjen PHI Jamsos Haiyani Rumondang, Direktur Pengawasan Norma Kerja Perempuan dan Anak Asep Gunawan, Kadisnaker Sumut Hariyanto Butar Butar, Kepala BBPLK M. Ali dan Kabag TU BBPLK Medan Huminsa Tambunan.

Selain berinovasi, Menaker juga meminta BLK Medan membuka kelas malam dan Sabtu Minggu. Untuk membuka dua kelas tersebut Hanif telah menginstruksikan Ditjen Binalattas untuk merumuskankannya dan akesnya benar-benar dibuka seluas-luasnya untuk masyarakat.

Dia menilai pentingnya dibuka dua kelas itu karena masyarakat di sekitar memerlukan ruang atau akses untuk bisa memperoleh upskilling (peningkatan ketrampilan) agar memiliki karir dalam pekerjaannya. Karena saat ini banyak orang under employment.

Jika sebelumnya ada persyaratan usia dan pendidikan, maka untuk membuka akses seluas-luasnya ke masyarakat, Menaker menambahkan mulai saat ini BLK telah menghapuskan persyaratan yang membatasi masyarakat untuk mengikuti pelatihan.

"Kita minta BLK Medan tidak melihat soal itu. Tak peduli agamanya apa, sukunya apa, asalnya darimana, pendidikannya apa, tua atau muda. Selama dia butuh pelatihan datanglah ke BLK Medan dan BLK harus memberikan pelayanan dan pelatihan terhadap mereka," katanya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya