Berita

Wayang/Net

Jaya Suprana

Warisan Dongeng Bisma Dewabrata

JUMAT, 15 MARET 2019 | 06:28 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MENJELANG saat ajal yang bisa ditentukan diri sendiri, Bisma Dewabrata minta didampingi Kurawa dan Pandawa. Sambil berbaring dengan tubuh dipenuhi anak panah Srikandi di padang Kurusetra Bisma mewariskan dua dongeng kepada para cucunya.

Nuri


Dongeng pertama berkisan tentang seekor burung nuri tidak mau terbang meninggalkan pohon di mana dia dilahirkan dan tumbuh kembang yang sudah melayu sampai gundul kehilangan seluruh dedaunannya.


Aura kesetiaan sang burung nuri dahsyat mengguncang swargaloka sehingga para dewa turun ke bumi untuk meminta sang burung nuri meninggalkan sang pohon yang telah sekarat. Sang burung nuri menolak dengan alasan bahwa sang pohon telah setia menyediakan diri sebagai tempat berteduh dan berlindung dari marabahaya, maka sang burung merasa berkewajiban membalas budi sang pohon dengan tetap setia mendampingi sang pohon sampai akhir hayat dikandung badan.

Sang burung nuri siap meninggalkan dunia fana bersama sang pohon. Para dewa terharu menyaksikan kesetiaan sang burung nuri maka memberkahi sang pohon sehingga segar bugar berdaun ijo royo royo kembali.

Dongeng pertama warisan Bisma melukiskan kesetiaan sebagai ungkapan budi pekerti luhur.

Maharaja

Dongeng kedua Bisma berkisah tentang seekor merpati menyelamatkan  diri dari terkaman seekor elang dengan memohon perlindungan seorang maharaja yang berjanji senantiasa melindungi kaum lemah dari angkara murka kaum bengis.

Sang elang menuntut sang maharaja untuk menyerahkan sang merpati untuk dimangsa sang elang. Sang maharaja menolak sebab telah berjanji melindungi sang merpati.

Sang elang menuntut sang maharaja ganti untung dengan mengganti sang merpati dengan daging sang maharaja yang sama beratnya dengan sang merpati. Karena menepati janji maka ang maharaja meletakkan sang merpati si sebuah alat timbangan  dan mulai menyayat dagingnya sendiri dan meletakkan di alat penimbang agar sama berat dengan sang merpati.

Ternyata sang maharaja setelah mengiris seluruh daging pada tubuhnya sendiri belum juga berhasil menyamai berat tubuh sang merpati yang ternyata adalah seorang dewa yang menyamar sama halnya dengan sang elang, demi menguji keteguhan budi pekerti sang maharaja dalam menepati janji.

Dongeng ke dua warisan Bisma melukiskan menepati janji sebagai ungkapan budi pekerti luhur.

Konyol


Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap Bisma, dikuatirkan bahwa sukma makna dua dongeng Bisma menjelang ajal itu anakronis alias ketinggalan jaman alias tidak sesuai kenyataan jaman now.

Kesetiaan dan menepati janji merupakan benda asing di jaman kutu loncat dan ingkar janji. Di masa kini kesetiaan serta menepati janji rawan dianggap naif, tidak masuk akal sehat, tidak realistis bahkan aneh, janggal dan konyol bagi mereka yang menghalalkan segala cara dalam mengejar harta benda dan kekuasaan.

Gaya kutu loncat serta tega ingkar janji justru dianggap citra superhero cerdas, tangkas dan pemberani. Kesetiaan dan menepati janji malah dianggap potensial menjegal maka menghambat gerak laju derap langkah perjuangan memburu harta benda dan kekuasaan.

Penulis adalah pembelajar filsafat Wayang Purwa


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya