Berita

Andi Arief/Nt

Politik

Terkait Buzzer, Andi Arief Mengaku Sebagai Alumni Sambhar

MINGGU, 10 MARET 2019 | 13:59 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Kabar Internet Protocol (IP) Address yang terletak di Mabes Polri digunakan buzzer melalui aplikasi android bernama Sambhar terus memunculkan beragam komentar. Diantaranya dari mantan politisi Partai Demokrat Andi Arief.

Ihwal Sambhar ini, Andi Arief mengaku terkenang dengan masa kecilnya. Mantan politisi Partai Demokrat ini berterus terang mengaku merupakan alumni Sambhar.

“Waktu kecil saya Pramuka juga alumni Sambhar atau samapta bhayangkara. Tetapi bukan untuk bekerja di sosial media, membantu mengatur lalu lintas,” ungkapnya Andi, Minggu (10/3).


Andi berseloroh, para alumni Sambhar, konon kode akun twitter ada angka di belakangnya. Puluhan ribu jumlahnya.

Sebelumnya, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menegaskan, bahwa IP Address Mabes Polri itu bisa digunakan siapa saja melalui penggunaan Wi-Fi di area Mabes Polri, Jakarta Selatan.

"IP Mabes Polri ini area publik, jadi bisa diakses publik," kata Dedi.
Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini mengakui kepolisian sedang mengidentifikasi pemilik akun @Opposite6890.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah melakukan profiling akun tersebut.

“Sudah dilakukan Dit Siber, akan memprofil dan identifikasi siapa yang memiliki akun @Opposite6890 sebagai akun anonimus itu," jelas Dedi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya