Berita

M. Hanif Dhakiri/Dok

M. Hanif Dhakiri: Kampus Harus Miliki Dua Orientasi

KAMIS, 28 FEBRUARI 2019 | 21:08 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menyesuaikan kebutuhan pasar kerja dan pembangunan kewirausahaan adalah dua pilihan yang yang harus dimiliki perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0.

Orientasi Perguruan Tinggi yang terlalu akademis, tak akan memiliki relevansi dengan kebutuhan pasar kerja dan  memperkuat wirausaha.

Demikian disampaikan Menteri Ketanagakerjaan Hanif Dhakiri usai menjadi keynote speaker seminar nasional bertema "Tantangan Ketenakerjaan pada Proteksi Sosial dalam Menghadapi Industri 4.0" di kampus Pascasarjana Universitas Pancasila, Jakarta, Kamis (28/2).


"Kita didik dan latih anak-anak dengan dua orientasi agar bisa masuk pasar kerja dan kedua agar mwreka bisa membangun wirausaha, " katanya.
 
Hanif mengakui saat ini perguruan tinggi masih memiliki orientasi akademisi. Akibatnya banyak lulusan perguruan tinggi, yang kompetensinya masih dipersoalkan.

Hanif meminta kalangan akademisi atau perguruan tinggi agar tak terlalu takut dan mengkhawatirkan saat memasuki era revolusi induatri 4.0. Kata Hanif, harus direspon dan diantisipasi secara memadai.

"Karena dia akan munculkan tantangan sekaligus menciptakan peluang-peluang baru, " kata Hanif didampingi Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja, Sukiyo.

Hanif menegaskan yang perlu dilihat dari perjalanan revolusi industri 4.0 adalah proses transformasi industri dari tahap 1, 2, 3 dan 4 dari sisi durasi waktu berjalan lebih cepat.

"Revolusi industri 4.0 lebih cepat. Beda dengan revolusi industri 1,2,3 lebih predictable. Tapi nanti jika perjalanan revolusi industri 5.0, akan jauh lebih cepat lagi dibanding kurun waktu sebelumnya, " ujarnya.

Hanif menambahkan yang membedakan revolusi industri 4.0 dibandingkan revolusi industri sebelumnya adalah kombinasi tiga hal sekaligus yang sangat penting. Pertama, manusia (SDM), mesin (robot) dan big data. Nah ketiganya menyatu dikolaborasi bersama sehingga membuat segala sesuatu menjadi sangat mudah.

"Tantangan industri kita bagaimana menjaga kompetitiveness dengan berbagai bentuk inovasi, " katanya.

Sementara Rektor Universitas Pancasila Prof. DR. Wahono, Apt., Sunaryono berharap bagaimana revolusi industri 4.0 dari aspek ketenagakerjaan bisa dimanfaatkan secara bersama untuk kemakmuran masyaraklat Indonesia.

Tujuan digelarnya seminar ini sebagai wujud hadirnya perguruan tinggi untuk membedah kebijakan untuk disampaikan kepada stakeholder.

"Dan sebagai introspeksi belajar mengajar ino terus di-upgrade sesuai dinamika perkembangan eksternal, " katanya. ***
 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya