Berita

Menaker M. Hanif Dhakiri/Dok

Ingin Jadi Designer? Kemnaker Buka Kejuruan Fashion Technology Di Semarang

SELASA, 26 FEBRUARI 2019 | 19:39 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Menjawab kebutuhan industri di bidang fashion, Kementerian Ketenagakerjaan membuka pelatihan kerja kejuruan fashion technology yang berlokasi di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang.

"Di kejuruan fashion technology, siswa tidak hanya diajari membuat kreasi produk, tetapi juga cara memasarkannya, sehingga mereka siap masuk dunia kerja atau berwirausaha," kata Menaker M. Hanif Dhakiri saat meresmikan gedung sekaligus workshop studio kejuruan fashion technology di BBPLK Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/2).

Pengembangan kejuruan fashion tecnology ini merupakan upgrade dari jurusan menjahit di BBPLK Semarang. Dulunya, Jurusan menjahit hanya menghasilkan lulusan pelatihan untuk menjadi penjahit dan operator mesin garmen.


Setelah dilakukan evaluasi dan pemetaan kebutuhan di era milenial saat ini, maka dibuatlah trasformasi kejuruan fashion technology yang dilengkapi fasilitas lengkap untuk menunjang profesional di bidang Industri fashion.

Adapun, sub kejuruan yang dibuka adalah sub kejuruan menjahit pakaian anak-anak, menjahit pakaian wanita dewasa, pembuatan pakaian jadi, designer busana kreasi, designer busana produksi, dan operator bordir.

Melalui Kejuruan fashion technology, siswa dikenalkan dengan berbagai bentuk kreasi untuk memahami pola konsumsi fashion masyarakat sehari-hari. Sehingga mereka dapat menghasilkan produk yang sesuai trend di masyarakat.

"Selama manusia ingin masih ingin memakai baju, maka industri fashion akan selalu hidup. Sehingga peluang kerja kedepannya sangat lebar. Tinggal bagaimana mengembangkan inovasi dan kreatifitas," ujar Hanif.

Dijelaskan Menaker, dari 16 subsektor industri kreatif, industri fashion menempati urutan ketiga setelah subsektor kuliner dan kriya. "Industri fashion menyumbang devisa negara sebanyak USD 8,2 miliar atau Rp 122 triliun dan fashion juga menempati urutan kedua produk terlaris di E-Commerce," ungkap Hanif.

Selain itu, Menaker berpesan kepada peserta pelatihan supaya jangan terlena dengan keterampilan yang kita miliki. "Kalau kita punya skill hari ini bukan berarti aman, karena skill kita bisa berarti tidak relevan suatu saat nanti," katanya.

Perkembangan teknologi yang sangat cepat membuat keterampilan yang diperlukan juga berubah dengan cepat. "Jangan merasa aman, harus terus meningkatkan kompetensi," ucap Hanif.

Oleh karena itu, untuk memfasilitasi pekerja kelas bawah yang ingin meningkatkan skill, Menaker meminta BBPLK Semarang untuk membuka kelas Sabtu-Minggu dan kelas malam.

"Dengan demikian mereka mendapat akses yang baik guna meningkatkan skill yang nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan pekerjaan mereka," kata Hanif.

Pelatihan di BLK  tidak ada batasan usia dan pendidikan. Artinya lulusan apa saja dan usia berapa saja dapat mengikuti pelatihan. Selain itu, untuk peserta dari luar kota juga dapat mengikuti pelatihan melalui Program Boarding dimana akomodasi selama pelatihan akan ditanggung oleh pemerintah alias gratis. **

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya