Berita

Eko Patrio (kiri)/RMOL

Politik

PAN Minta Rekapitulasi Pileg Lebih Awal

SABTU, 23 FEBRUARI 2019 | 11:44 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta merekapitulasi hasil pemilihan legislatif (Pileg) terlebih dahulu ketimbang Pemilihan Presiden (Pilpres) meski pencoblosan Pemilu serentak 2019 bersamaan dilakukan.

Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta, Eko Hendro Purnomo mengatakan, KPU perlu menghitung hasil Pileg terlebih dahulu karena eforia Pilpres di tengah masyarakat lebih besar ketimbang Pileg.

Hal itu diperparah dengan sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang kurang.


"Saya ini kan blusukan kemana-mana, saya ke titik-titik di Jakarta Timur, itu masih belum tahu tuh ibu-ibu terutama mana bedanya kertas suara warna merah mana bedanya warna biru dan kuning. Bayangan mereka surat suara itu warna kuning dibilang punya Golkar, yang biru punya PAN," kata anggota DPR ini dalam diskusi bertajuk "Menjaga Suara Rakyat" di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2).

Karena eforia Pilpres yang tinggi, dikhawatirkannya, nanti saat perhitungan, masyarakat tidak akan tertarik untuk mengikuti dan mengawasi perhitungan suara Pileg.

Makanya, ditekankan Eko Patrio sapaan akrabnya, penting bagi KPU untuk menghitung hasil Pileg terlebih dahulu.

"Kalau enggak, wassalam. DPR, DPRD apalagi DPD orang akan bilang ini apa sih. Orang akan bayangkan DPD, Dewan Perwakilan Daerah partainya apa gitu. masih bingung orang-orang," ucapnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya