Berita

Peluncuran Kapal Selam/Net

Pertahanan

Waspada Pertahanan Bawah Air, Singapura Borong Empat Kapal Selam

JUMAT, 22 FEBRUARI 2019 | 11:09 WIB | LAPORAN: A KARYANTO KARSONO

Menteri Pertahanan Singapura Dr. Ng Hen meresmikan RSS Invincible guna memperkuat AL Singapura. RSS Invicible merupakan salah satu dari empat kapal selam buatan Jerman yang dipesan pemerintah Singapura.

RSS Invicible diluncurkan pada 18 Februari lalu di galangan kapal Kiel, Jerman. Ini merupakan realisasi pertama dari empat kapal selam pesanan pemerintah Singapura pada ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) pada tahun 2013 (dengan tambahan pada 2017 lalu).

Menurut rencana, RSS Invicible akan memulai proses uji laut, sebelum diserahterimakan ke AL Singapura tahun depan.


Walau dengan luas geografi yang mungil, tampaknya Singapura tetap ingin menjaga wibawa daya gentar militer (military deterrent). Dalam hal pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) militer, para petinggi militer negeri jiran ini, terlihat lebih fokus kepada kualitas ketimbang kuantitas.

RSS Invincible merupakan kapal selam bertenaga diesel elektrik Type 218SG yang dibuat khusus untuk AL Singapura. Desain khusus (customized) sesuai spek yang diminta AL Singapura, antara lain mencakup aspek operasional di perairan laut dangkal (shallow water) yang merupakan ciri khas perairan Singapura.

Secara umum, RSS Invicible mengambil desain dasar Type 214 dan  Type 216 yang sudah dipasarkan Jerman sejak dua dasawarsa lalu.

Untuk mendukung kelincahan bermanuver di laut dangkal, Type 218SG dilengkapi bilah kemudi (rudder) berprofil (penampang) “X”, bukan “+” seperti kapal selam konvensional pada umumnya. Selain lincah meronda laut dangkal, Type 218SG juga mampu menyelam dalam jangka waktu lama. Untuk itu, fitur AIP (Air Independent Propulsion) yang digunakan.

Keterangan resmi TKMS menyebutkan, modul AIP pada Type 218SG memungkinkan RSS Invincible dan ketiga rekannya mampu beroperasi di bawah air hingga 42 hari dengan kecepatan standar.

Type 218SG sendiri memiliki bobot selam sekitar 2.200 ton dengan persenjataan 8 tabung torpedo kaliber 533 mm.

Kehadiran RSS Invincible yang nantinya disusul tiga kapal lainnya (RSS Impeccable, RSS Illustrious dan RSS Inimitable) akan melengkapi dua kapal selam kelas Challenger (RSS Conqueror dan RSS Chieftain) serta dua kapal selam kelas Archer (RSS Archer dan RSS Swordsman) yang sebelumnya sudah memperkuat AL Singapura. [yls]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya