Berita

Romo Syafii/Net

Politik

Gerindra: Luhut Setali Tiga Uang Dengan Caleg PDIP Yang Injak Sajadah

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 | 20:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Calon anggota legislatif DPRD DKI Jakarta dari PDIP Doddy Akhmadsyah Matondang mendadak viral ketika video dirinya bersama ibu-ibu berjoget menginjak-injak sajadah di daerah Cengkareng, Jakarta Barat.

Walaupun tidak masuk pelanggaran hukum usai diperiksa polisi, tindakan Doddy tersebut dinilai tidak mencerminkan etika dan adab kesopanan bangsa Indonesia.

Politisi Gerindra Muhammad Syafii menilai perilaku Dody itu mirip dengan yang dilakukan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di debat kedua Pilpres 2019. Luhut tampak ikut adu mulut dengan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi saat ada kericuhan di arena debat.


Bagi Romo Syafii, perilaku Luhut yang notebene seorang pejabat negara tidak pantas ikut dalam kericuhan.

“Itu setali tiga uang dengan caleg PDIP yang injak-injak sajadah. Tidak mengenal etika, jadi itulah perilaku di kubu sana,” kata Romo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (19/2).

Syafii turut menyinggung etika calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo dalam debat pilpres yang sama seperti Luhut dan Doddy. Ini lantaran Jokowi menyerang Prabowo secara personal. Serangan personal tidak hanya dilakukan pada debat kedua yang digelar Minggu (17/2) malam, tapi juga dilakukan Jokowi saat debat pertama.

“Di debat pertama, dia nyerang soal caleg Gerindra. Padahal mulutnya sendiri yang bilang kalau mantan terpidana korupsi itu bisa menjadi caleg, terus dia mempersoalkan itu hanya ingin mempermalukan lawannya,” beber Romo Syafii.

Luhut mengaku ikut campur dalam kericuhan sebatas untuk menenangkan para pendukung. Dia juga menepis anggapan marah-marah dalam kericuhan tersebut.

"Iya mencegahlah. Oh tenang-tenanglah kalian. Itu saja," kata Luhut.

Sementara Doddy Akhmadsyah Matondang telah meminta maaf atas insiden menginjak-injak sajadah. Melalui sebuah video, Doddy juga meluruskan sajadah yang dipakai adalah bekas.

“Dengan kekhilafan saya, tanpa kesengajaan saya, tanpa kesadaran saya, memakai sajadah yang kata panitia sudah tidak terpakai lagi. Tapi di samping itu saya akui itu salah,” tegasnya. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya