Berita

Habiburokhman/Net

Politik

Habiburokhman Paling Berpeluang Lolos Dari Dapil DKI 1

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 | 21:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Politisi Partai Gerindra Habiburokhman menjadi calon anggota legislatif (caleg) yang paling berpeluang lolos ke Senayan dari daerah pemilihan DKI Jakarta 1, Jakarta Timur.

Hal itu sebagaimana survei terbaru yang dirilis Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI), Sabtu (16/2).

Dalam survei ini, tingkat pengenalan warga di dapil DKI 1 terhadap Habiburokhman terbilang tinggi. Sebanyak 33, 32 persen warga mengaku mengenal ketua dewan pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) tersebut.


Dia hanya kalah terkenal dibanding politisi PPP, Achmad Fauzan yang berada di posisi teratas dengan 33, 56 persen.

Habiburokhman menjadi yang pertama saat survei menelisik tingkat keterpilihan caleg lewat pertanyaan spontan ke responden. Sebanyak 12,7 persen menyatakan memilih Habiburokhman, 9,1 persen Achmad Fauzan, dan 7,6 memilih politisi Golkar Bambang A Wiyogo.

Hasil tak jauh berbeda ditunjukkan pada tingkat keterpilihan caleg dengan menggunakan simulasi kartu kepada responden. Habiburokhman 19,2 persen, Achmad Fauzan 9,2 persen, dan Bambang A Wiyogo 8,3 persen.

Secara keseluruhan, survei merekam bahwa dari 6 kursi yang diperbutkan, PDIP dan Gerindra mendapat dua kursi, Golkar 1 kursi, dan satu kursi lain diperebutkan antara Demokrat dan PPP.

Survei LKPI dilakukan di tiap Dapil di DKI Jakarta. Adapun sampel tiap dapil di DKI Jakarta sebanyak 750 orang. Mereka dipilih dengan metode multistage random sampling.

Responden yang terpilih pun diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Satu pewawancara bertugas untuk satu
kelurahan yang terdiri hanya dari 10 responden. Adapun survei yang dilakukan pada tanggal 22 Januari sampai 8 Februari 2019 ini memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar 2,06 persen. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya