Berita

Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla/Dok

Kesehatan

Ribuan Pekerja Perempuan Kahatek Ikuti Tes Leher Rahim

KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 | 23:49 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja menggelar pemeriksaan  tes IVA gratis.

Pemeriksaan diikuti 3000-an pekerja perempuan PT Kahatex Rancaekek Bandung, mulai 6-22 Februari 2019.

Tes IVA atau pemeriksaan leher rahim (serviks) merupakan sebuah langkah deteksi dini untuk mengetahui ada tidaknya kanker serviks.


Dalam  kegiatan yang dihadiri ibu negara Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla ini  dilakukan juga sosialisasi kesehatan tentang penanggulangan tuberkolosis dan pencegahan stunting.

"Deteksi dini dimaksudkan untuk meminimalisir penderita kanker serviks. Juga mempermudah mengobatinya kepada penderita yang diketahui sejak stadium awal," kata anggota OASE, Marifah Hanif Dhakiri, Kamis (7/2).

Marifah melanjutkan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu para pekerja perempuan untuk meningkatkan status kesehatannya sehingga produktivitas kerja meningkat.

"Produktivitas merupakan salah satu faktor penting yang menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Rendahnya status kesehatan tenaga kerja dapat berdampak pada menurunnya produktivitas kerja sehingga mengakibatkan terjadinya tingkat upah rendah," tutur Marifah.

Sejak 2015 hingga Juli 2018 tercatat sebanyak 15.225 pekerja perempuan telah mengikuti tes IVA yang dihelat oleh Kemnaker dan OASE.

"Kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya pencegahan kanker serviks secara komprehensif dan berkesinambungan," ungkap Marifah.

Kanker serviks adalah jenis kanker yang memiliki peringkat prevalensi kedua setelah kanker payudara yang banyak ditemukan di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan tahun 2015 menunjukkan bahwa rata-rata setiap jam jumlah penderita kanker serviks bertambah 2,5 orang dan meninggal 1,1 orang.

"Angka ini diperkirakan akan terus meningkat dalam kurun waktu 10 tahun mendatang jika tidak dilakukan tindakan upaya-upaya pencegahan," kata istri M Hanif Dhakiri tersebut.

"Kami juga melakukan sosialisasi tentang gaya hidup sehat. Dimulai dari cuci tangan yang benar dengan menggunakan sabun serta  imbauan mengurangi penggunaan kantong plastik," kata Marifah. [dzk]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya