Berita

Joko Intarto/Net

Publika

Sedekah Seminar

SENIN, 28 JANUARI 2019 | 03:10 WIB | OLEH: JOKO INTARTO

SEDEKAH ada beragam cara. Boleh pakai duit nyata. Boleh pakai duit tidak nyata alias e-duit atau uang digital. Boleh juga sedekah barang.

Bolehkan sedekah ilmu? Boleh. Misalnya, mengajar tanpa bayar. Itu tergolong sedekah juga.

Nah, pada zaman now, mengajar banyak modelnya. Ada yang masih old style. Datang ke kelas-kelas, bertatap muka dengan siswa. Walau lokasinya jauh sekali pun.


Tapi dengan kemajuan teknologi informasi, berkembang model mengajar gaya baru. Guru tidak perlu menghabiskan waktu berlama-lama. Hanya untuk mengajar dua jam.

Guru cukup mengajar dari rumahnya. Katakanlah di Jakarta. Siswa-siswi bisa berkumpul di kelas masing-masing. Di seluruh dunia.

Melalui aplikasi webinar, sekali mengajar bisa diikuti hingga 10 ribu kelas. Tidak perlu terbang. Tidak perlu hotel. Tidak perlu transport lokal.

Hemat biaya. Hemat waktu. Senang di sana. Senang di sini. Senang untuk semuanya.

Bagaimana konsep sedekahnya? Begini. Pertama, harus ada lembaga pengelola program. Ini sangat mudah. Ada banyak lembaga zakat yang mau.

Kedua, harus ada gurunya. Ini pun tidak sulit. Banyak motivator, mentor, coach dan entah apa lagi sebutannya.

Mungkin saja mereka mau. Untuk menyeimbangkan hidupnya. Agar tidak melulu mengejar dunia. Mereka kan juga ingin masuk surga?

Ketiga, ada pesertanya. Ini juga mudah. Semua pembicara top pasti punya penggemar. Setiap tema yang dibahas pasti punya peminat. Dari situ saja mulainya.  

Setiap penggemar diwajibkan membayar donasi. Untuk mendapatkan password webinar. Boleh berapa saja. Namanya juga sedekah. Makin besar makin bagus. Sedekah kan harus yang terbaik?

Keempat, ada operatornya. Ini juga mudah. Ada Jagaters. Yang spesialisasinya memang di bisnis webinar dan live streaming. Pengalaman Jagaters sudah panjang. Sejak 2016. Sudah menyelenggarakan 1.300 kali seminar online. Diikuti 15.000 kelas online. Dengan peserta 150.000 orang.

Empat faktor itu sudah ada semua. Tinggal satu saja yang belum ada: siapa yang akan menjadi inisiator program?

Itulah yang membuat saya senang. Bertemu pengusaha kargo di Manggarai yang brilian dan tidak pernah mau diam: Pak Lambang.

Ia akan segera mulai bergerak. Melalui lembaga amil zakat Lazismu Kantor Layanan Mangarai, sedekah seminar akan mulai dipasarkan. Dia berharap, tokoh-tokoh sekelas Tung Desem Waringin, Hermawan Kartajaya, James Gwee, bersedia berderma: dua jam saja. Semoga. [***]

Penulis adalah praktisi siaran langsung

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya