Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: Sudah Enam Bulan Korban Gempa NTB Belum Dapatkan Rumah Yang Dijanjikan Presiden

KAMIS, 24 JANUARI 2019 | 10:37 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Gempa bumi yang melanda wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya Juli tahun lalu masih menyisakan persoalan hingga saat ini.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah tampak menuliskan catatan mengenai penanganan gempa di Lombok, NTB.

Fahri mencurahkan tulisan menagih janji Presiden Joko Widodo soal pembangunan rumah bagi korban gempa di NTB.


Menurut Fahri, setelah enam bulan, pemulihan gempa di Lombok masih belum menemukan kejelasan termasuk janji Presiden soal pembangunan rumah bagi korban.

"Pak Presiden, sudah enam bulan korban gempa itu (NTB) belum mendapatkan rumah yang bapak janjikan," kata Fahri di akun twitter @Fahrihamzah, kemarin (Rabu, 23/1).

Fahri memaparkan, dari nformasi terakhir yang dihimpun dia, hingga 22 Januari 2019, dari 216.519 rumah rusak, baru 4.429 rumah tahan gempa yang mulai dikerjakan.

"Itu setara dengan 2,05 persen dari total rumah warga yang rusak. Bayangkan, yang 98 persen tinggal di mana?" tambah Fahri.

Dari informasi tersebut, Fahri mengingatkan kembali janji Presiden yang menyatakan enam bulan akan selesaikan seluruh pembangunan rumah korban gempa.

"Saya ingat, dulu, pembangunan rumah bagi korban gempa dijanjikan akan kelar dalam 6 bulan. Kini, 6 bulan sudah mau selesai. Rumah yang selesai dibangun belum mencapai 1 persen," demikian Fahri. [jto]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya