Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Netizen Ingatkan Lagi Soal Dana Desa Ide Prabowo

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 15:37 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Isu dana desa merupakan ide calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto belakangan kembali menyeruak.

Di media sosial pun ramai perbincangkan soal dana desa ini. Seperti diunggah akun @bukan_pemimpin9.

"Terungkap lagi: program dana desa (1 desa=1 miliar) adalah ide Pak Prabowo dibuat surat pernyataan Oktober 2013 baru ditetapkan UU oleh negara 15 Januari 2014. Disebut Budiman mengklaim. Padahal pansus dana desa satu-satunya partai yang menolak adalah PDIP," tulis akun @bukan_pemimpin9 sembari menggunggah sebuah video talkshow di salah satu televisi swasta, seperti dilihat pada Selasa (15/1).


Sebelumnya, dalam pidato kebangsangsaan, kemarin malam (Senin, 15/1) Prabowo mengatakan kucuran dana desa yang saat ini dirasakan merupakan usul dari pihaknya.

Prabowo ingin, distribusi dana desa sebesar Rp1 miliar per tahun sampai tepat sasaran dan tidak lagi dipangkas ketika diterima.

"Itu perjuangan kami dulu. Dan harus langsung ke desa, tidak harus dipotong-potong ke mana lagi," kata Prabowo.

Padahal itu merupakan isu di tahun 2014 silam yang tampaknya kembali diunggah lagi sekadar mengingatkan.

Prabowo Subianto kala itu masih menjabat Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya dikabarkan pernah menjanjikan akan mengucurkan dana Rp 1 miliar kepada setiap desa jika ia nanti terpilih sebagai presiden.

Janji itu terungkap dalam surat tertanggal 26 Oktober 2013 yang diteken Prabowo. Alokasi dana desa diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Materi soal anggaran desa Rp 1 miliar juga pernah menjadi hal yang ditanyakan dalam debat kedua kandidat capres tahun 2014. [jto]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya