Berita

Kadispenad memberi penghargaan kepada Abdul Hadi/Dispenad

Pertahanan

Kadispenad Beri Penghargaan Penyandang Disabilitas Penulis Website TNI AD

SELASA, 15 JANUARI 2019 | 07:51 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Penyandang disabilitas tidak butuh untuk dikasihani, namun butuh pengakuan dan kesempatan, sebagaimana yang diberikan TNI AD.

Demikian disampaikan Abdul Hadi (29), penyandang disabilitas tunanetra yang juga penulis artikel di website TNI AD, saat menghadiri acara syukuran peringatan HUT ke-68 Penerangan Angkatan Darat, di Aula AH Nasution Mabes AD, Jakarta, Senin 14 Januari 2018.

Hadi mengatakan, acara ini merupakan yang pertama kali diikutinya. Bersama dengan sang istri Siti Alfiah (38) dan anak semata wayang Rizky (4,5), mereka datang ke acara setelah dijemput oleh Dispenad.


Selain mendapatkan apresiasi dan tali asih dari Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya, Hadi didaulat untuk menyampaikan pesan dan kesannya tentang kerja samanya dengan Dispenad.

"Saya bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala yang telah menganugerahkan berbagai kenikmatan dan kebahagiaan bagi saya dan keluarga," ungkapnya.

"Termasuk seperti yang saya dan istri alami saat ini. Semoga kita semua dapat mensyukuri dan menggunakan anugerah tersebut sebaik-baiknya," imbuh Hadi.

Dalam kesehariannya, meski menyandang disabilitas, Hadi menghidupi keluarga dengan mandiri yaitu melalui jasa urut dan berjualan makanan khas daerah serta topi. Semua itu dilakukannya dengan menggunakan media daring.

Bahkan sebelum menjadi penulis artikel di situs resmi TNI AD, dirinya membuat blog sendiri tentang berbagai hal pengetahuan obat-obatan dan topik lainnya. Dia menerangkan, itu dilakukan untuk dijadikan sebagai "perpustakaan" bagi dia dan para penyandang disabilitas lainnya.

Di hadapan Kadispenad dan para tamu undangan, Hadi mengaku sangat berterima kasih dan bangga atas kesempatan yang diberikan Dispenad kepada dirinya.

"Alhamdulillah, melalui tulisan saya dapat kesempatan untuk bergabung dan bekerja sama dengan Dispenad. Awalnya tidak menyangka jika tulisan saya dimuat di web TNI AD. Setelah tulisan itu dimuat, saya semakin termotivasi untuk terus berkarya dan menyumbangkan pikiran melalui tulisan-tulisan," ungkapnya.

Lebih lanjut, selain mengucapkan terima kasih, Hadi juga memberikan apresiasi kepada TNI AD yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya selaku penyandang disabilitas untuk menyampaikan pendapat, ide, dan pemikirannya melalui tulisan di media daring TNI AD (tniad.mil.id).

"Kami tidak minta untuk dikasihani, kami hanya butuh pengakuan dan kesempatan. Untuk itu, saya berpesan kepada teman-teman disabilitas lainnya, khususnya penyandang tunanetra, untuk terus berkarya dan berjuang sesuai kapasitasnya masing-masing," ungkap Hadi.

Pria yang juga menjual makanan khas Bangka Belitung ini menegaskan, selama ada niat dan kemauan, keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk meraih cita-cita.

"Jangan pernah menyerah, teruslah berusaha meraih mimpi karena jendela dunia itu memberi kesempatan kepada orang-orang yang mampu menggapai masa depan dengan optimis," imbuhnya.

"Kami pun (penyandang disabilitas) ingin mendapatkan kesempatan yang sama seperti warga negara yang lain untuk berkarya seperti dirinya," ucapnya.

Sebelum mengakhiri kesan dan pesannya, Hadi menyampaikan bahwa apresiasi kepada dirinya juga dapat membantu kebutuhan sehari-hari keluarganya. "Termasuk untuk membayar kontrakan dan menyekolahkan anak," jelasnya.

Selain Kadispenad, Sesdispenad, dan para Kasubdispenad, dalam acara tersebut juga hadir Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 2 Dispenad Cabang 1 PG Mabesad Ny Fenty Candra Wijaya beserta pengurus Persit Ranting 2 Dispenad, seluruh personel Dispenad, Warakawuri, dan purnawirawan mantan anggota Dispenad. [jto]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya