Berita

Prabowo/Net

Politik

PILPRES 2019

Hasil Survei, Prabowo-Sandi Masih Kuasai Madura

KAMIS, 10 JANUARI 2019 | 05:30 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih kokoh dalam elektabilitas di Pulau Madura.

Hal itu berdasarkan temuan Surabaya Survei Center (SSC) yang dirilis Rabu (9/1), mayoritas pemilih pulau Madura masih kokoh pada pasangan Prabowo-Sandi. Sebanyak 53,6 persen responden mantap mendukung Capres-cawapres nomor urut 02 itu.

"Sebanyak 39,1 persen responden di Pulau Madura memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf. Sementara, 7,3 persen sisanya masih merupakan undecided voters,” kata Direktur SSC Mochtar W. Oetomo dikutip dilansir RMOLJatim.


Meski begitu, sambung Mochtar, Jokowi-Ma’ruf masih unggul untuk wilayah Pantura Barat, sebanyak 52,7 persen mendukung Paslon nomor urut 01 itu. Baru kemudian 37,8 persen menjatuhkan pilihan kepada Prabowo-Sandidan 9,5 persen, sisanya merupakan undecided voters.

"Di wilayah Arek juga seperti itu, 58,6 persen memberikan dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf dan 28,2 persen lainnya memilih Prabowo-Sandi serta 13,2 persen sisanya masih merupakan undecided voters,” jelas terangnya.

Sedangkan untuk wilayah Mataraman, 59.1 persen responden memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf dan 32,5  persen menjatuhkan pilihan kepada pasangan Prabowo-Sandi. Angka 8,4 persen sisanya merupakan undecided voters. Untuk area Tapal Kuda, sebanyak 52,2 persen pendukung Jokowi-Ma’ruf sedangkan 34,2 persen lainnya kepada Prabowo-Sandiaga Uno serta  13,6 persen sisanya merupakan undecided voters.

Dengan demikian, lanjut Mochtar, berdasarkan peta sebaran sub kultur, pasangan Jokowi-Ma’ruf lebih unggul ketimbang pasangan Prabowo-Sandi.

"Pasangan nomor urut 01 menguasai 4 wilayah sub kultur sementara pasangan dengan nomor urut 02 hanya menguasai satu wilayah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, hasil survei yang dirilis oleh SSC pada kesempatan ini berdasarkan pada survei yang dilaksanakan mulai 10-20 Desember 2018 di 38 Kab/Kota di Jawa Timur.

Riset yang dilakukan menggunakan 1070 responden melalui teknik stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih sebanyak 3 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. [jto]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya