Berita

Foto: Net

Jaya Suprana

Plak Gumbang Gumplak Plak Plak!

SELASA, 08 JANUARI 2019 | 07:29 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

ONDEL-ondel merupakan satu di antara sekian banyak mahakarya kebudayaan Nusantara sangat layak diajukan ke UNESCO untuk masuk ke dalam daftar Warisan Kebudayaan Dunia kebanggaan bangsa Indonesia.

Renaisan

Saya terharu dan bangga di tengah banjir kebudayaan asing melanda persada Nusantara terbukti ondel-ondel bukan pasrah menyerah namun mulai menggeliat demi melakukan renaisan alias kebangkitan kembali.


Ondel-ondel bukan hanya tampil sebagai ikon kebudayaan Betawi pada berbagai peristiwa kebudayaan formal, namun juga nyaris setiap hari joget di berbagai pusat keramaian masyarakat berkumpul di kota Jakarta.

Bahkan bermunculan lembaga swadaya masyarakat giat mengorganisir para pengamen ondel-ondel sebagai bagian perhelatan ekonomi kreatif mendukung industri pariwisata merangkap industri hiburan sekaligus sumber nafkah bagi rakyat.

Namun selazim kegiatan kebudayaan apa pun yang berhasil memasyarakat maka para pengamen ondel-ondel mustahil lepas dari tanggung jawab sosial terhadap kepentingan masyarakat dalam arti seluas dan selengkap mungkin.

Reaksi Negatif

Di tengah semarak euforia kultural timbul pula dampak tidak terlalu menggembirakan. Mulai timbul reaksi negatif terhadap kebangkitan kembali ondel-ondel dari pihak masyarakat.

Ada yang merasa terganggu akibat suara musik pengiring Ondel Ondel memang tergolong nyaring maka rawan cenderung berisik bagi yang terbiasa dengan suara musik lembut.

Ada yang merasa kenyaman diri terusik akibat para pengamen Ondel Ondel merajalela ke sana ke mari secara terkesan liar maka tidak tertib.

Kerap terjadi kemacetan lalu lintas akibat aksi pengamenan ondel-ondel melenggang di jalan raya. Ada pula yang protes ketegaan hati para juragan memperkerjakan anak-anak di bawah umur yang secara ragawi belum layak untuk membopong boneka ondel-ondel yang berukuran cukup besar dan berbobot cukup berat sehingga jelas melanggar peraturan ketenagakerjaan plus melanggar asas kemanusiaan adil dan beradab terhadap anak-anak.

Penataan

Merupakan tugas bagi dinas kebudayaan pemerintah provinsi DKI Jakarta bukan melarang, namun menata daya ondel-ondel sebagai mahakarya kebudayaan Nusantara merangkap daya ekonomi kreatif mendukung industri pariwisata agar tidak diejawantahkan secara melanggar tata tertib umum, kenyamanan masyarakat, peraturan ketenagakerjaan serta kemanusiaan yang adil dan beradab terhadap anak-anak yang lebih layak rajin bersekolah ketimbang sibuk mencari nafkah melalui profesi pengamen ondel-ondel.

Seyogianya falsafah Jawa Ngono Yo Ngono Ning Ojo Ngono diterapkan pada upaya tatalaksana daya ondel-ondel sebagai mahakarya kebudayaan Betawi nan tiada dua di planet bumi sesuai ajakan dendang ria Benyamin Sueb: Nyok, kite nonton ondel-ondel. Nyok, kite ngarak ondel-ondel. Plak gumbang gumplak plak plak. Gendang nyaring ditepak. Yang ngiringin nandak. Pade surak-surak.[***]


Penulis Meyakini Keanekaragaman Mahakarya Nusantara Tiada Bandingan Di Marcapada Ini




Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya