Berita

Pencarian nelayan/Net

Nusantara

Basarnas Masih Cari 7 Nelayan Yang Hilang Di Pulau Rakata

MINGGU, 30 DESEMBER 2018 | 03:40 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Operasi pencarian dan pertolongan pasca Tsunami Selat Sunda yang dilakukan Tim Basarnas sudah memasuki hari ke-8.

Sampai saat ini masih terdapat 7 orang nelayan yang belum ditemukan ketika memancing di Pulau Rakata Kecil saat terjadinya tsunami Sabtu (22/12) lalu.

Pencarian terbagi menjadi 3 wilayah. Tim pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitaran perairan Minangruah sampai pantai Blebu Kalianda.


Tim kedua melakukan pencarian ke Pulau Sebesi dan perairan sekitar Pulau Sertung menggunakan sea rider milik Marinir.  Sedang Tim ketiga masih menyisir di sekita Batu Balak sampai Way Muli.

Sementara itu, jumlah korban tsunami di Lampung Selatan dan Banten pun terus bertambah.

Hingga Sabtu (29/12) kemarin, total 431 tewas di Lampung-Banten.

Sehingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana memperpanjang tanggap darurat di Kabupaten Lampung Selatan.

Untuk Lampung, Kabupaten Lampung Selatan yang paling parah mengalami kerusakan dan korban jiwa, yakni ada 116 tewas. Jumlah tersebut masih mungkin bertambah mengingat masih ada 11 orang yang belum ketemu.

Data tersebut berasal dari Plt Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan Sefri Masdian. Korban luka-luka dari kabupaten ini ada 2.976 orang, dan tercatat 7.880 pengungsi.

Di Kabupaten Pesawaran, satu warga meninggal dunia, satu luka, dan 231 pengungsi. Kabupaten Tanggamus, korban tsunami satu balita tewas dan seribu warga mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya