Berita

Bantuan wartawan parlemen/Net

Nusantara

Merasa Terpanggil, Wartawan Parlemen Beri Bantuan Kepada Korban Tsunami

MINGGU, 30 DESEMBER 2018 | 01:11 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Korban bencana tsunami Selat Sunda yang menerjang wilayah Banten dan Lampung, mengundang keprihatinan dari sejumlah kalangan. Termasuk dari kalangan jurnalis.

Koordinatoriat Wartawan Parlemen merasa terpanggil untuk meringankan beban korban bencana tsunami. Mereka menyerahkan sejumlah bantuan, hasil sumbangan dari anggota wartawan parlemen.

Sumbangan tersebut diserahkan langsung Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen Romdony Setiawan, yang secara simbolis diterima oleh Sekretaris Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Edy Junaedi.


Bantuan yang diberikan berupa bahan-bahan kebutuhan para pengungsi tsunami. Seperti, air mineral, popok bayi, makanan bayi, susu, selimut, beras, mi instan, biskuit dan lainnya. Sumbangan ini setidaknya diharapkan membantu para pengungsi.

"Bantuan ini sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan teman-teman wartawan parlemen. Ini juga sebagai wujud implementasi nilai-nilai kegotongroyongan," kata Romdony melalui siaran pers yang dipancarluaskan sesaat lalu, Sabtu (29/12).

Jurnalis Harian Rakyat Merdeka itu mengatakan, para wartawan yang sehari-hari bertugas di lingkungan MPR, DPR, dan DPD, merasa terpanggil untuk meringankan beban para korban tsunami Selat Sunda. Bantuan tersebut diberikan secara sukarela. Bahkan, ada yang tidak ingin namanya disebutkan.

Dony, biasa dia disapa, mengapresiasi kepedulian wartawan parlemen atas korban tsunami yang terjadi di Banten dan Lampung.

"Terima kasih teman-teman wartawan parlemen yang ikut berkontribusi memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda. Semoga ini bermanfaat," ucap Dony.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Edy Junaedi mengucapkan terima kasih kepada Koordinatoriat Wartawan Parlemen atas bantuan yang telah diberikan.

Edy mengatakan, bantuan ini akan disalurkan kepada korban bencana tsunami Selat Sunda yang banyak mengungsi di beberapa tempat di Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten.

"Yang dibutuhkan saat ini masker, susu bayi, obat-obatan, dan pampers," ujarnya. [ian]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya