Berita

Pencarian korban dengan anjing pelacak/RMOL

Nusantara

TSUNAMI SELAT SUNDA

Empat Ekor Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Tsunami Di Vila Mutiara

SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 16:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktorat Satwa (K-9) Barhakam Mabes Polri, menurunkan empat ekor anjing pelacak guna membantu proses pencarian korban yang masih tertimbun bangunan akibat Tsunami Selat Sunda.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, di lokasi yang berada di komplek Hotel Mutiara Carita, Selasa (25/12). Puluhan cottage itu luluh lantah diterjang gelombang tsunami, Sabtu malam (22/12).

Timsar gabungan dari TNI Polri dan Basarnas yang menggunakan satu unit eskavator fokus mencari di serpihan bangunan cottage. Hal itu karena anjing jenis Belgian Malinois milik K-9 bolak balik mencium aroma yang diduga jenazah manusia.


"Dari informasi masih ada tiga (korban) yang belum ketemu," kata Kepala Tim Evakuasi, Bripka Sulaiman, Selasa (25/112).

Anjing Labdrador hitam dan Belgian Malinois dilepas secara bergantian, mereka mengendus setiap sudut bangunan disaksikan oleh timsar gabungan. Keampuhan anjing ini, terbukti saat menemukan dua jenazah di Hotel Tanjung Lesung.

"Saat itu satu jenazah, ada di dalam sebuah dapur hotel," ujar Sulaiman.

Penciuman anjing ini, kata Sulaiman, mampu mengendus sampai kedalaman tujuh meter di dalam tanah. Sehingga, dalam kondisi bencana seperti ini, anjing pelacak bagi korban yang belum berhasil dievakuasi sangat bisa diandalkan. [lov]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya