Berita

AKBP Nariyana dan jajarannya/RMOL

Nusantara

Polda Banten Tunggu Keluarga Ambil 4 Jenazah Di RSUD Pandeglang

Identitas 20 Jenazah Masih Gelap, Sidik Jari Rusak
SELASA, 25 DESEMBER 2018 | 09:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sebanyak 204 jenazah telah berhasil diidentifikasi dari total 224 korban meninggal terdampak tsunami berdasarkan data yang dihimpun Polda Banten.

Masih tersisa empat jenazah yang belum diambil pihak keluarga.

"Saat ini jenazah masih berada di RSUD Berkah Pandeglang, bagi pihak keluarga bisa menghubungi Polsek setempat untuk dibantu penjemputannya," kata Kabid Humas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi di Media Center Posko Utama Bencana Tsunami Banten di Wira Carita Hotel, Pandeglang, Selasa (25/12).


Empat jenazah yang telah diidentifikasi, namun belum diambil pihak keluarganya itu atas nama Rami (38) asal Indramayu, Soleman (47) asal kampung Karang Pempek, Panimbang, Pandeglang, Urmala (48) asal Singkawang, dan M Anwar Suwandi Halau (53) asal Bekasi Selatan.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokes) Polda Banten, AKBP Nariyana menyampaikan, secara umum proses identifikasi korban tidak terkendala, meskipun dari total 224 jenazah yang ditemukan, 20 di antaranya belum teridentifikasi.

"Karena yang (20 jenazah) ini, tidak ada identitas melekat, baik KTP ataupun SIM, kemudian kelengkapan data antemortem yang belum dilaporkan keluarga ditambah sidik jari rusak sehingga kami tidak bisa finger identifikasi," terang Nariyana.

Puluhan jenazah tanpa identitas itu disimpan di dalam konteiner pendingin dengan suhu minus 4 derajat.

"Karena proses pembusukan sudah berjalan, kita menghindari tertularnya penyakit," ujarnya.

Nariyana juga menyampaikan, pengambilan jenazah tidak dibatasi oleh waktu selama belum ada keputusan penguburan massal dari berbagai pihak yang berwenang dalam hal ini Pemda Pandeglang dan Pemprov Banten. Selain itu, tambah Nariyana, identifikasi akan terus dilakukan sepanjang masih ada korban ditemukan.

"Fokus pencarian dan evakuasi korban sekarang difokuskan di wilayah Kecamatan Sumur," pungkasnya.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya