Berita

Foto: Net

Nusantara

Rail Clinic KAI Mulai Layani Warga Korban Tsunami Di Banten

SENIN, 24 DESEMBER 2018 | 16:07 WIB | LAPORAN:

Bencana tsunami yang melanda wilayah Banten dan Lampung, pada Sabtu (23/12) lalu, telah menimbulkan korban luka-luka, hilang, bahkan meninggal.

PT KAI ikut berpartisipasi meringankan beban korban melalui kegiatan Peduli Bencana Tsunami di wilayah Banten berupa pelayanan kesehatan menggunakan Rail Clinic.

Rail Clinic merupakan kereta kesehatan milik PT KAI yang difungsikan untuk memberikan pelayanan kesehatan. Rail Clinic ini akan hadir melayani para korban bencana tsunami di wilayah Banten selama tiga hari ke depan terhitung sejak hari ini (Senin, 24/12) hingga Rabu (26/12) mendatang.


"Harapan kami, semoga Rail Clinic dapat memberikan bantuan kesehatan dan pemulihan yang maksimal bagi korban bencana tsunami," ujar Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro dalam rilis tertulisnya.

Rail Clinic Peduli Bencana Tsunami di Wilayah Banten ini akan memberi layanan kesehatan berupa layanan dokter umum, dokter gigi, lab sederhana, kebidanan dan layanan farmasi/obat.

Total PT KAI (Persero) menyiagakan tenaga medis Rail Clinic tanggap darurat tsunami sebanyak 23 personil, yang terdiri dari tiga dokter umum, satu orang dokter gigi, 11 paramedis, satu orang bidan, satu orang apoteker, satu orang asisten apoteker.

Selain itu PT KAI juga menyediakan dan menyiagakan ambulans dan mobil rescue untuk membantu masyarakat di sana. Dalam waktu dekat PT KAI akan memberikan bantuan bentuk lain yang dibutuhkan oleh para korban.

Dalam memberikan bantuan pelayanan ini PT KAI telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang dan Kota Cilegon, Puskesmas Ciwandan, Puskesmas Cinangka, Koramil Ciwandan, dan Koramil Cinangka.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya