Berita

Foto/Net

Nusantara

"Jangan Bilang Azab Dari Allah"

Tsunami Dua Bulan Sekali
SENIN, 24 DESEMBER 2018 | 09:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Selang dua bulan, tiga kali bencana datang. Agustus gempa di Lombok, Oktober tsunami di Palu, sekarang tsunami menyambangi Anyer. Ada yang bertanya, apakah rentetan bencana ini murni gejala alam atau azab Allah Swt?

Mahfud MD meminta masyarakat agar tak buru-buru menyimpulkan musibah tsunami yang terjadi Banten dan Lampung sebagai azab. Hal tersebut disampaikan di akun Twitter miliknya, @mohmahfudmd, kemarin.

Di akun Twitter miliknya, Mahfud mengawali cuitannya soal tsunami dengan ikut menyampaikan duka cita kepada para korban. Semoga para korban mendapat tempat yang baik di sisi-Nya.


Lebih lanjut, pakar hukum dan tata negara itu menulis, tsunami adalah sunnatullah bekerjanya alam yang bisa menimpa siapa saja. Karena itu, ia meminta agar masyarakat tak buru-buru bilang bencana alam seperti tsunami merupakan azab dari Allah.

Menurut pria asal Madura tersebut, menyimpulkan musibah sebagai azab merupakan hal yang tidak tepat. Pasalnya, banyak orang baik dari komunitas yang tidak jahat, yang menjadi korban bencana alam tersebut. Selain itu, kesimpulan seperti itu menafikan sifat kasih sayang Allah.

Sebelumnya, pada akhir September lalu, Pulau Sulawesi juga dihantam tsunami. Diawali gempa bumi berkekuatan 7,4 skala momen, tsunami setinggi 5 meter kemudian menerjang sejumlah kawasan di pulau itu, seperti Kota Palu, Donggala, Poso, Tolitoli sampai Mamuju. Korban jiwa mencapai 2.045 orang.

Mahfud mengaku perlu menyampaikan hal itu lantaran bencana alam yang pernah terjadi di Indonesia sebelumnya, yaitu gempa dan tsunami di Palu dan Lombok, dikontroversikan secara politik. Ada yang bilang azab ada yang bilang ujian. Padahal korbannya bercampur-campur aliran politiknya. Dan banyak orang baiknya. "Allah maha pengasih, tak mungkin mengazab dengan membabi buta. Itu sunnatullah," tulisnya.

Mahfud juga menjawab cuitan followernya yang menyebut tsunami adalah azab bagi si durjana. Ujian bagi yang beriman dan ibrah bagi yang mau mengambil pelajaran. Namun menurut Mahfud, kicauan followernya itu terlalu rumit. Terlalu akademis. Kata dia, apakah suatu bencana merupakan azab, ujian, atau ibrah, tak perlu dikaitkan dengan satu bencana.

"Yang penting, apakah itu azab, ujian, atau ibrah maka solusinya sama, yakni bertaqwa kepada Allah SWT. Oke/tak oke, itulah jawabannya," tulis Mahfud.

Kicauan Mahfud ini mendapat banyak respons. Ada yang setuju, ada yang tak sependapat. Akun 770 Mig mengatakan, azab Allah atau bukan, itu jelas bukan hak manusia untuk menyimpulkan. Tsunami menerjang bukan berarti menghilangkan sifat Maha Penyayang. "Allah punya cara sendiri mencintai miliknya," cuitnya. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya